Jakarta-Thebusinessnews. PT BNI Syariah merencanakan memiliki core banking system mandiri pada tahun 2024. Untuk itu dibutuhkan dana sebesar Rp 300 miliar. Seperti di sampaikan Direktur Utama PT BNI Syariah Dinno Indiano
“mestinya sih butuh dana sebesar Rp 300 Miliar, tapi itu nanti masih 10 tahun lagi kami kerjakan” ujar dia di Jakarta, Kamis, 18 Juni 2015.
Ia menjelaskan, waktu 10 tahun untuk pemisahan core banking system dari induknya itu lebih didasari pertimbangan keekonomian program tersebut. “ Apakah pantas kami melakukan investasi Rp 300 miliar dengan kondisi BNI syariah saat ini, “ terang dia.
Untuk membangun core banking system secara mandiri, idealnya BNI syariah telah memiliki aset Rp 150 triliun sampai Rp 200 triliun. Sementara saat ini asetnya hanya Rp 21 triliun, dengan modal Rp 1,5 triliun, laba Rp 190 miliar di tahun lalu dan nasabah 1,5 juta orang. “Dengan kapasitas itu apakah kita pantas melakukan investasi setahun sampai Rp 300 miliar setahun, “ papar dia.
Dari sisi nasabah, ia mengaku masih nyaman dengan kondisi saat ini. Dan dari sisi kerahasian perbankan, pihaknya telah mengatakan perjanjian dengan indukanya. Namum ada berapa hal yang belum berjalan mulus karena menyatunya core banking system tersebut. Sayang ia tidak merinci lebih jauh tentang itu. (AZ).