TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

BBNI Dirikan Anak Usaha IT Jika Dibolehkan

Nurdian Akhmad
18 June 2015 | 19:31
rubrik: Finance
BNI, Bank yang Sebagian Sahamnya Dimiliki Publik (Foto: Achmad Adhito/BusinessNews Indonesia)
BNI, Bank yang Sebagian Sahamnya Dimiliki Publik (Foto: Achmad Adhito/BusinessNews Indonesia)

 

 

Jakarta-Thebusinessnew. PT Bank Negara Indonesia Tbk  (BBN) berencana mendirikan anak usaha dibidang Teknologi Informasi (TI ). Hal itu dilakukan jika dalam Revisi Undang Undang perbankan mengijikan perbankan untuk itu.

Direktur Operasional dan Teknologi Informasi  PT Bank Negera Indonesa  Tbk, Bob T Ananta menyatakan  teknologi informasi sangat terkait dengan usaha perbankan.” Seharusnya   diperbolehkan  bank punya anak usaha dibidang TI itu, “ ujar dia, di Jakarta, Kamis, 18 Juni 2015.

Ia menambahkan, Jika usul tersebut masuk dalam RUU Perbankan maka besar kemungkinan akan merencanakan pendirian anak usaha dibidang TI . “ kita memang harus konsentrasi disana dan memang harus punya itu,” terang dia.

Dengan memiliki anak usaha di bidang TI akan memutus ketergantungan pada pihak ketiga. Dan bisa melalukan sinergi lebih optimal. Sebenarnya saat ini pesero telah memiliki anak usaha bersinggungan dengan TI.”  Namum begitu UU membolehkan kita bicara lagi,” ujar dia.

Sebelumnya, Perhimpunan Bank Bank Nasional ( Perbanas) mengusulkan dalam Revisi Undang Undang  ( RUU ) Perbankan mengijinkan Bank,  untuk bisa membuka anak usaha di bidang Teknologi informasi.

Ketua Umum Perbanas Sigit Pramono, mengatakan selama ini perbankan merasa didikte oleh perusaahan Teknologi Informasi ( TI) .” Karena dalam UU perbankan yang ada tidak memboleh Bank untuk membuat anak usaha dibidang TI maka kami menggunakan tenaga alih daya   namum kog jadi kami di atur atur mereka,” ujar dia.

Karena saat ini teknologi informasi sudah sangaat vital peranannya dalam perbankan, maka sebaiknya bidang usaha tersebut dimungkinkan untuk perbankan memiliki anak usaha dibidang itu.” TI kan termasuk kegiatan pendukung perbankan.” Ujarnya.(AZ).

BACA JUGA:   Bankir Paham Lingkungan Hidup Baru 200 Orang
Previous Post

Sinergi ATM Bank BUMN, Mandiri Klaim Hemat 25 persen

Next Post

BNI Syariah Butuh Rp 300 Miliar Bangun Core Banking

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR