TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

BRI Siapkan Rp 1,5 Triliun untuk Fintech

Nurdian Akhmad
2 November 2020 | 13:37
rubrik: Business Info
Genjot Kredit Properti, BRI Perluas Layanan KPR di 463 Kantor

Foto: istimewa

Jakarta, TopBusiness – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk  menyiapkan Rp 1,5 triliun untuk investasi beberapa perusahaan financial technology atau fintech melalui BRI Ventures. Perseroan bekerja sama dengan dua perusahaan fintech seperti Investree dan Linkaja.

Selain itu, BRI telah membangun kapabilitas fintech secara internal, seperti BRIAPI, Pinang, dan Ceria.

Direktur Digital Teknologi Informasi dan Operasi BRI Indra Utoyo mengatakan, perseroan telah mengalokasikan sekitar empat persen dari total pendapatan perusahaan untuk belanja modal dalam rangka akselerasi transformasi digital, termasuk di dalamnya membangun kapabilitas fintech.

“Secara garis besar, kami menyiapkan sekitar tiga hingga empat persen dari total revenue BRI untuk melakukan transformasi digital,” ujar Indra di Jakarta, Senin (2/11/2020).

Menurut Indra, perseroan menerapkan dua strategi inisiatif dan inovasi, yakni digitize dan digital. Melalui digitize, BRI mengeksploitasi dari bisnis yang ada dengan memanfaatkan teknologi supaya lebih efisien dan produktif.

“Strategi digital, terkait menciptakan produk dengan fokus pada customer centric, inovasi dan customer experience yang lebih baik,” ucapnya.

Ke depan, melalui kerja sama dengan fintech dan membangun kapabilitas digital, BRI berharap, pada 2022 mayoritas transaksi nasabah dapat bergeser dari konvensional ke digital. Tren pergeseran nasabah ke digital tersebut sudah terlihat sejak pandemi Covid-19, yakni terjadi percepatan transaksi melalui berbagai saluran digital.

“Sebagai contoh, periode Januari-Maret 2020, tercatat transaksi internet banking BRI melonjak 61 persen dan transaksi melalui mesin electronic data captured (EDC) naik 21 persen,” ucapnya.

Melalui layanan digital, BRI mempu mencatat efektivitas dalam pengajuan dan penyaluran kredit. Dalam hal ini, nasabah yang tadinya membutuhkan waktu dua pekan, kini menjadi lebih singkat, yakni hanya dua menit.  “BRI sudah menerapkan proses yang fully digital, salah satunya menggunakan biometrik,” ucapnya.

BACA JUGA:   Lagi, Satgas Waspada Investasi Blokir 172 Pinjol Ilegal

Pada masa pandemi saat ini, menurut Indra, BRI juga mengoptimalkan pengembangan BRIBrain sebagai upaya BRI membantu pemulihan ekonomi masyarakat. BRIBrain merupakan terobosan teknologi digital yang dimiliki BRI, yakni platform yang menyimpan, memproses, dan mengonsolidasikan informasi dari berbagai aliran data.

Tags: brifintech
Previous Post

HK Bangun Sinergitas Realisasikan Bangun Kampung Milenial

Next Post

Kemenperin Dorong Industri Perluas Pangsa Pasar Internasional

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR