Jakarta, TopBusiness – Pada akhir perdagangan Senin (02/11/2020) di Bursa Efek Indonesia, indeks harga saham gabungan atau IHSG masih berada di teritori negatif. Indeks komposit Jakarta ini terkoreksi sebanyak 13,1 poin, atau setara dengan 0,26 persen ke level 5.115,128.
Pelaku pasar menyambut negatif atas berita inflasi Oktober 2020 sebesar 0,07%. Ini berarti masih kurangnya daya beli masyarakat, sekalian di bawah ekspektasi.
Beberapa sektor pembentuk indeks mengalami tekanan jual. Contoh, perkebunann kehilangan 2,3 persen, diikuti properti dan infrastruktur masing-masing 1,68 dan 1,48 persen.
Perdagangan di pasar reguler berlangsung marak dengan volume mencapai 11.288.375.135 unit saham dan frekuensi 786.414 kali senilai Rp 9,568 triliun. Sejumlah saham terkena aksi jual, sebut saja, Bank IBK Indonesia Tbk (AGRS) turun Rp 6 per unit ke posisi Rp 167, diikuti PT Astra International Tbk (ASII) Rp 25 ke posisi Rp 5.400, dan PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp 675 ke posisi 20.450.
Foto: Rendy MR
