Jakarta, TopBusiness – Lembaga pemeringkat efek, PT Pefindo menegaskan kembali peringkat idA atas Obligasi Berkelanjutan III Tahap IV/2019 Seri A senilai Rp 125 miliar milik PT Mandala Multifinance Tbk (Mandala Finance) yang akan jatuh tempo pada 30 Desember 2020.
Menurut analis analis, Putri Amanda dan Imelda Rusli, website pefindo.com, di Jakarta, kesiapan perusahaan untuk melunasi obligasi tersebut didukung dana kas dan setara kas sebesar Rp 267,9 miliar pada akhir September 2020.
Efek utang dengan peringkat idA mengindikasikan bahwa kemampuan obligor untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjang atas efek utang tersebut, dibandingkan dengan Obligor lainnya di Indonesia, adalah kuat. Walaupun demikian, kemampuan obligor mungkin akan terpengaruh oleh perubahan buruk keadaan dan kondisi ekonomi, dibandingkan dengan efek utang yang peringkatnya lebih tinggi.
Mandala Finance adalah perusahaan pembiayaan yang memberikan pembiayaan untuk motor baru dan bekas. Per 30 Juni 2020, Mandala Finance dimiliki PT Jayamandiri Gemasejati (70,42%), Alex Hendrawan (5,06%), dan publik (24,52%).
Foto: Istimewa
