Jakarta, TopBusiness – Bagi Anda yang sedang mencari karpet atau sajadah dengan kualitas berkelas, silakan datang ke gerai An-Nur Carpets di Jl Kemang Raya No 126A, Jakarta Selatan. Saat pandemi sekarang ini, banyak promo menarik dan layanan bonus dihelat di gerai milik Faheem Ahmed.
Salah satu promo yang ditawarkan kepada pelanggan adalah diskon berkisar 30-60 persen untuk beberapa jenis produk karpet dan sajadah. “Untuk payment-nya juga bisa diatur, boleh dibayar beberapa kali sesuai nominal,” kata Faheem ketika ditemui TopBusiness di gerainya, Kamis (26/11/2020).
Menariknya lagi, kata Faheem, pelanggan yang membeli karpet baru di An-Nur Carpets akan mendapat bonus cuci karpet gratis untuk yang pertama. Normalnya, biaya cuci karpet untuk yang jenis karpet mesin Rp 100 ribu/meter2. Sedangkan untuk karpet handmade biaya cucinya Rp 150-200 ribu/meter2.
“Cuci karpet ini harus dilakukan oleh ahlinya, tidak bisa asal. Seperti pemakaian shampo, harus tahu kandungan chemicalnya itu khusus untuk karpet. Kalau tidak, lama-lama dalamnya rapuh, luntur dan sobek. Makanya di sini kami punya ahli karpet yang didatangkan langsung dari Pakistan,” kata Faheem.
Terbesar dan Terlengkap di Indonesia
Dia menjelaskan, An-Nur Carpets merupakan salah satu dari sekitar 16 gerai karpet yang awalnya merupakan bisnis keluarga. Gerai-gerai tersebut sudah menjankau di kota-kota besar di Indonesia, antara lain Samarinda, Balikpapan, Yogyakarta, Semarang, Bandung, Cibubur, Bekasi dan Jakarta.
Produk karpet dan sajadah yang dijual di gerai An-Nur dan gerai lain milik keluarganya adalah produk impor dari Turki, Pakistan, Iran, Afghanistan, Kashmir, dan India. Jenis bervariasi ada produk karpet mesin, rajutan tangan (handmade) dengan kualitas yang beragam. Dari sisi harga juga bervariasi mulai dari Rp 500 ribu hingga Rp 1 miliar.

“Yang bikin mahal karena handmade, bahannya alami semua memakai bulu domba. Ada yang bulu domba campur katun, ada yang bulu domba, katun campur sutra, ada yang sutra sama katun, ada yang sutra semua. Kalau untuk karpet handmade, koleksi kita paling banyak di Indonesia,” tutur Faheem.
Pernyataan Faheem tersebut cukup beralasan, mengingat dalam satu gerai pihaknya menyediakan tak kurang dari 1.000 item produk karpet dan sajadah.
Selain menyediakan produk yang sudah jadi, An-Nur Carpet juga melayani pelanggan yang menginginkan karpet sesuai ukuran yang diminta atau custom. Misalnyan untuk karpet rumah maupun karpet untuk perkantoran dan hotel.
Terkait pandemi covid 19 saat ini, Faheem mengakui dampaknya cukup besar dengan penurunan omset berkisar 60-70 persen. Hal itu karena karpet bukan kebutuhan primer, tapi kebutuhan tersier. “Antisipasi yang kami lakukan mengurangi pengeluaran dan tidak ekspansi, tapi kita tetap jalin silaturahmi dengan customer-customer yang sudah jadi pelanggan kita,” ujar dia.
Untuk membantu penjualan di kala pandemi ini, An-Nur Carpets mencoba untuk memasarkan produknya melalui media sosial seperti facebook dan Instagram. Tapi, Fahmi mengaku belum memiliki rencana menjual produknya melalui market place.
“Ini karena konsumen kita lebih prefer melihat barangnya langsung, kalau online kan kualitas barangnya tidak bisa dipastikan. Dari segi kepercayaan, kita lebih percaya COD (cash on delivery) daripada online,” kata Faheem.
Sebab itulah, menurut dia, pihaknya saat ini melayani pembelian secara COD. Pelanggan bisa membayar barang di rumah atau kantornya. Pelanggan juga bisa mencoba karpet yang akan dibelinya dengan waktu 1-2 hari. “Kalaun oke, baru mereka bayar,” ucapnya.