TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

IHSG Dibayangi Profit Taking

Agus Haryanto
30 November 2020 | 08:00
rubrik: Capital Market
FOTO2 BURSA EFEK

Bursa Efek Indonesia (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia hingga penutupan perdagangan Senin (30/11/2020) dibayangi aksi ambil untung.

Dalamm riset harian Samuel Sekuritas Indonesia melalui samuel.co.id, di Jakarta, memperlihatkan bahwa pasar Amerika pada hari Jumat lalu menguat dengan kenaikan 0,13% pada index Dow Jones, 0,24% pada index S&P500 dan 0,93% pada index Nasdaq. Perhatian dari investor tertuju pada risiko politik akibat konflik dari pemilu yaitu transisi pergantian presiden Donald Trump ke Joe Biden, dan optimisme dari perkembangan vaksin Covid-19.

Dari dalam negeri, kasus harian Covid-19 mencatatkan rekor baru pada hari Minggu kemarin dengan penambahan 6.267 kasus baru (Sabtu: 5.418 kasus) dan rasio dari kasus terkonfirmasi/ jumlah specimen test mencapi 20,2% (Sabtu: 14,5% positive rate). Saat ini akumulasi kasus covid-19 berjumlah 534.266 kasus, dengan pasien sembuh sebanyak 445.793 pasien (83,5% recovery rate). Dengan kembali melonjaknya kasus Covid, dikhawatirkan pemerintah akan kembali memberlakukan PSBB ketat.

Pekan lalu, IHSG menguat 3,8% secara mingguan dan 0,41% secara harian pada Jumat lalu ke level 5.783 dengan investor asing mencatatkan net sell sebesar Rp 943,04 miliar. Yang dapat diperhatikan dari sentimen lokal adalah kekhawatiran akan kebijakan pemerintah untuk menanggapi melonjaknya kasus baru Covid-19.
Dari data ekonomi pekan ini yang dapat diperhatikan akan ada rilis data Markit Manufacturing PMI (prev: 47,8), Business Confidence (prev: 102,9) dan rilis data inflasi (prev: 1,44% yoy, 0,07% mom).

“Untuk IHSG pada hari ini kami perkirakan untuk menguat mengikuti sentimen regional, namun tetap masih ada risiko dari aksi profit taking,” demikian tertulis.

Foto: Rendy MR

BACA JUGA:   Petani Plasma Sawit Temui Hambatan Sertifikasi ISPO
Previous Post

GAPKI: Kampanye Negatif Sawit Sudah Tak Rasional

Next Post

2 Saham Bank Ini Potensi Lanjut Rally

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR