TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

KSEI Tambah Bank Pembayaran dan Administrator Rekening Dana Nasabah

Nurdian Akhmad
11 July 2015 | 04:03
rubrik: Business Info
Direktur Utama KSEI, Margeret M. Tang (kanan) menunjukkan Rencana Strategis KSEI 2014-2018 pada layar monitor besar kepada Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, Nurhaida (kedua dari kanan) bersama dengan Direktur Utama PermataBank, Roy A. Arfandy (kedua dari kiri) dan Direktur Utama PT TrimegahSecurities, Stephanus Turangan, usai meluncurkan fasililtas Instruksi Penarikan Dana melalui Co-Branding Fasilitas AKSes dan PermataATM di Kantor BEI Jakarta, kemarin (Naskah/Foto: Dadang Subur)
Direktur Utama KSEI, Margeret M. Tang (kanan) /Foto: Dadang Subur)

 

Jakarta-Thebusinessnews. Jumlah Bank yang menjadi Bank Administrator Rekening Dana Nasabah (RDN )telah menjadi 9. Bank itu terdiri PT BCA Tbk, PT CIMB Niaga Tbk, PT Bank Mandiri Tbk, PT Bank Permata Tbk, PT BRI Tbk, PT BCA Syariah, PT BNI Tbk, PT Bank Sinar Mas Tbk dan PT Bank Mandiri Syariah Tbk.

Dengan tambahan 3 bank Admintrator RDN yakni PT BRI Tbk, PT BCA Syariah dan PT Bank Sinar Mas Tbk  maka jaringan perbankan yang dapat dimamfaatkan investor pasar modal kini menjadi 17.000 kantor cabang bank dan 88.000 ATM. Sedangkan bagi Bank tersebut akan mendapatkan potensi pengendapan sekitar Rp 5 triliun perhari.

Dari 9 bank tersebut, 5 bank yakni PT BCA Tbk, PT CIMB Niaga Tbk, PT Bank Mandiri Tbk, PT Bank Permata Tbk dan PT BRI Tbk. Direktur Utama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI ), Margeret M Tang  mengatakan persyaratan co-branding fasilitas Akses oleh bank tersebut guna memperluas jaringan pasar modal. “ Pasar modal sulit berkembang karena jaringa infrastruktur pasar modal terpusat di Jakarta” terang dia di Jakarta, Jumat, 10 Juli 2015.

Dengan semakin banyaknya bank yang menjadi administrator RDN dan bank pembayaran maka akan perluas jaringan pasar modal melalui jaringan perbankan. Namum untuk menjadi Bank tersebut harus melalui proses seleksi secara transparan.

Sementara Deputi Komisioner Pengawas Pasar Modal II OJK, M Noor Rachman mengatakan pentingnya peran bank pembayaran dan bank administrator RDN pada proses transaksi pasar  modal. (AZ)

BACA JUGA:   Dana Asing Mulai Keluar, Kapitalisasi Pasar IHSG Turun ke Rp5669 Triliun
Previous Post

Phillip Securitas Gandeng Ngatur Duit Untuk Tambah 5000 Nasabah

Next Post

OJK Belum Beri Lampu Hijau RIMO Rigth Issue

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR