
Jakarta-Thebusinessnews. Pemerintah Provinsi Jawa Barat tengah mengajukan perijinan penerbitan obligasi daerah. Jika disetujui maka akan menjadi obligasi pertama dan diharapkan akan di ikuti oleh pemerintah daerah lainnya.
Wakil Menteri Keuangan/ Ex-officio Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Mardiasmo menyatakan dari beberapa pemerintah daerah yang mengajukan ijin penerbitakan obligas kepada Kementerian Keuangan pemerintah daerah Jawa Barat dianggap Paling siap. “ Mereka ( Pemerintah Daerah Jawa Barat ) telah memiliki unit pengeleloalaan Obligasi daerah sehingga kemungkinan akan di setujui, “ papar dia di Kantor Pusat OJK, Jakarta,Jumat, 24 Juli 2015.
Ia menambahkan, awal Agustus mendatang Tim Kementerian keuangan akan menyambangi Pemerintah daerah Jawa Barat untuk memastikan kesiapannya. Selanjutnya Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat harus melalui perijinan dari Kementerian Dalam Negeri. “Tepatnya Direktorat Jenderal Pembinaan Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, “ terang dia.
Jika lolos dari saringan Kementerian Dalam Negeri maka selanjutnya akan diproses di OJK. Mardiasmo memperkirakan obligasi daerah tersebut akan terbit pada tahun 2016 mendatang. Rencananya Obligasi yang akan diterbitkan Rp 4 triliun dan dana tersebut akan di gunakan untuk pembanguan bandar udara Internasional Jawa Barat.
Di samping itu, beberapa pemerintah daerah baik tengah mengajukan perijinan serupa kepada kementerian keuangan. Antara lain, Pemerintah Kota Balikpapan dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. (AZ)