Jakarta, TopBusiness – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diproyeksi akan berbalik menguat, usai terkoreksi pada perdagangan sebelum libur natal lalu. Hal ini lantaran masih adanya sentiment positif yang mendorong Indeks ke zona hijau.
Menurut analis pasar modal dari Binaartha Sekuritas, M. Nafan Aji Gusta Utama pada perdagangan sebelumnya yakni 23 desember 2020, IHSG ditutup terkoreksi 0.24% di level 6008.71. Namun pada perdagangan hari ini, kata dia, berdasarkan indikator, MACD masih menunjukkan sinyal positif.
Sementara itu, Stochastic maupun RSI masih terlihat bergerak ke bawah di area netral. “Meskipun demikian, terlihat pola long white opening marubozu candle ataupun pola hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi penguatan pada pergerakan IHSG, sehingga berpeluang menuju ke resistance terdekat,” papar Nafan, dalam daily report-nya, di Jakarta, Senin (28/12/2020).
Dengan kondisi itu, Nafan memproyeksi, berdasarkan rasio fobonacci, untuk level support maupun resistance IHSG akan berada pada rentang 5874.89 hingga 6157.11.
Berikut ini sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor hari ini, antara lain:
– AKRA, dengan daily (3240). RoE: 8.47%; PER: 14.79x; EPS: 221.80; PBV: 1.26x; Beta: 1.73. Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 3110 – 3240, dengan target harga secara bertahap di level 3360, 3440 dan 3770. Support: 3110 & 2970.
– ASII, dengan daily (6000). RoE: 9.43%; PER: 13.14x; EPS: 462.19; PBV: 1.24x; Beta: 1.43. Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 5950 – 6000, dengan target harga secara bertahap di level 6175 dan 6800. Support: 5850 & 5550.
– BBRI, dengan daily (4160). RoE: 9.50%; PER: 26.99x; EPS: 154.15; PBV: 2.56x; Beta: 1.41. Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish pin bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 4010 – 4160, dengan target harga secara bertahap di level 4230, 4640 dan 4760. Support: 4010 & 3820.
– BNGA, dengan daily (1005). RoE: 6.13%; PER: 10.07x; EPS: 99.84; PBV: 0.62x; Beta: 1.87. Pergerakan harga masih bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat pola spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area 965 – 1005, dengan target harga secara bertahap di level 1030, 1060 and 1185. Support: 935.
– CPIN, dengan daily (6600). RoE: 13.46%; PER: 35.32; EPS: 185.45; PBV: 4.57x; Beta: 0.9. Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 60 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 6350 – 6600, dengan target harga secara bertahap di level 6775, 6900, 7025 dan 7475. Support: 6350 & 6200.
– HMSP, dengan daily (1505). RoE: 30.33%; PER: 19.19; EPS: 79.23; PBV: 5.82x; Beta: 1.14. Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area 1475 – 1505, dengan target harga secara bertahap di level 1580, 1645, 1900, 2160, 2420 dan 2550. Support: 1385.
– TLKM, dengan daily (3320). RoE: 18.22%; PER: 14.97x; EPS: 224.40; PBV: 2.73x; Beta: 0.77. Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area 3240 – 3320, dengan target harga secara bertahap di level 3540, 4040 dan 4540 Support: 3160.
– UNTR, dengan daily (26075). RoE: 10.89%; PER: 13.59x; EPS: 1923.71; PBV: 1.49x; Beta: 0.76. Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area 25250 – 26100, dengan target harga secara bertahap di 27125, 27725, 30250 dan 34500. Support: 25175 & 24100.
FOTO: Rendy MR (TopBusiness)
