Jakarta, TopBusiness – Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diproyeksi masih akan melanjutkan penguatan. Hal ini tak lepas masih adanya sentiment positif seiring semangat optimisme di pasar modal.
Analis pasar modal dari Binaartha Sekuritas, M. Nafan Aju Gusta Utama mengatakan, IHSG* berhasil ditutup menguat signifikan 2.10% di level 6104.90 pada hari pertama perdagangan di tahun 2021 ini.4 Januari 2021. Dan sepertinya hal itu masih berlanjut.
Untuk hari ini, berdasarkan indikator, MACD masih menunjukkan sinyal positif, meskipun telah menunjukkan pola dead cross. Sementara itu, Stochastic maupun RSI bergerak ke atas menuju ke area overbought.
“Di sisi lain, terlihat pola long white closing marubozu candle yang mengindikasikan adanya potensi bullish continuation pada pergerakan IHSG, sehingga berpeluang menuju ke resistance terdekat,” tutur Nafan, di Jakarta, Selasa (5/1/2021).
Dengan kondisi tersebut, kata dia, berdasarkan rasio fobonacci, level support maupun resistance IHSG pada perdagangan hari ini akan berada pada kisaran 6009.10 hingga 6157.11.
Berikut sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor hari ini:
– ACES, dengan daily (1700). RoE: 14.16%; PER: 42.12x; EPS: 41.31; PBV: 5.98x; Beta: 0.79. Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 1680 – 1700, dengan target harga secara bertahap di level 1735, 1780, 1880 dan 1980. Support: 1680, 1655 & 1625.
– AKRA, dengan daily (3270). RoE: 8.47%; PER: 14.79x; EPS: 221.80; PBV: 1.26x; Beta: 1.73. Terlihat pola bullish hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level 3110 – 3270, dengan target harga secara bertahap di level 3360, 3440 dan 3770. Support: 3110 & 2970.
– CPIN, dengan daily (6475). RoE: 13.46%; PER: 35.32; EPS: 185.45; PBV: 4.57x; Beta: 0.9. Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat beberapa pola hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 6350 – 6500, dengan target harga secara bertahap di level 6775, 6900, 7025 dan 7475. Support: 6350 & 6200.
– EXCL, dengan daily (2840). RoE: 12.93%; PER: 10.79x; EPS: 258.57; PBV: 1.40x; Beta: 1.02. Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 2660 – 2840, dengan target harga secara bertahap di 2890, 2970 dan 3300. Support: 2640.
– INDF, dengan daily (6825). RoE: 6.57%; PER: 12.49x; EPS: 568.57; PBV: 0.82x; Beta: 0.71. Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 200 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 6750 – 6850, dengan target harga secara bertahap di level 7100, 7325, 7500 and 8275. Support: 6450.
– LPKR, dengan daily (210). RoE: -10.18%; PER: -4.77x; EPS: -44.01; PBV: 0.49x; Beta: 1.9. Terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada level 202 – 210, dengan target harga secara bertahap di 224, 234 dan 274. Support: 194.
– MAPI, dengan daily (830). RoE: -12.92%; PER: -17.07x; EPS: -48.63; PBV: 2.21x; Beta: 1.7. Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish harami candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 790 – 830, dengan target harga secara bertahap di level 845, 1000 dan 1155. Support: 780 & 725.
FOTO: Rendy MR (TopBusiness)
