Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia hingga sesi penutupan perdagangan berpotensi sideways hari ini.
Melalui website samuel.co.id, daily report Samuel Sekuritas Indonesia, Rabu (30/04/2025) memperlihatkan judul IHSG Berpotensi Sideways Hari Ini.
Bursa AS ditutup menguat pada Selasa (29/4). Dow +0,75%, S&P 500 +0,58%, Nasdaq +0,55%. Pasar memulai minggu yang sibuk dengan dimulainya musim rilis laporan keuangan dan data ekonomi, yang akan memberikan gambaran terkait dampak ekonomi kebijakan Presiden Trump.
Pasar komoditas ditutup mixed pada Selasa (29/4). Minyak WTI -2,55% ke USD 60,42/bbl, minyak Brent -2,44% ke USD 64,3/bbl, batu bara +1,73% ke USD 97,3/ton, dan CPO -0,53% ke MYR 3.940. Sementara itu, emas turun 0,56% ke USD 3.319/oz.
Bursa saham Asia ditutup sideways pada Selasa (29/4). Kospi +0,54%, Hang Seng +0,16%, dan Shanghai -0,05%.
IHSG menguat 0,39% ke level 6.740,1 dengan net buy asing sebesar Rp 20,5 miliar; net sell Rp 40,5 miliar di pasar reguler, dan net buy Rp 61,0 miliar di pasar negosiasi. Net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan ANTM (Rp 148,7 miliar), BRMS (Rp 38,6 miliar), dan GOTO (Rp 36,8 miliar). Net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak oleh ASII (Rp 65,4 miliar), BBCA (Rp 63,1 miliar), dan RAJA (Rp 45,6 miliar). Top leading movers emiten GOTO, BRMS, AMMN, sementara top lagging movers emiten ASII, BBCA, TPIA.
Pagi ini Nikkei menguat (+0,17%), sedangkan Kospi melemah (-0,22%). “Kami memperkirakan IHSG akan bergerak sideways hari ini, ditengah sentimen beragam dari pasar global dan regional,” demikian tertulis di website.
