TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Ada Sinyal Positif, IHSG Bisa Balik ke Uptrend

Busthomi
22 January 2021 | 07:54
rubrik: Capital Market
Sudah Jenuh Jual, Saham Konsumer Ini Layak Beli

Jakarta, TopBusiness – Usai kemarin mengalami koreksi wajar, laju Indeks Harga saham Gabungan IHSG) pada hari ini akan berbalik menguat. Pasalnya, sentiment positif yang menopang indeks masih cukup kuat.

M. Nafan Aji Gusta Utama, analis pasar modal dari Binaartha Sekuritas menyebut, IHSG ditutup terkoreksi wajar 0.25% di level 6413.89 pada perdagangan 21 Januari 2021. Dan untuk hari ini, berdasarkan indikator, MACD, Stochastic maupun RSI masih menunjukkan sinyal positif.

“Namun begitu, selama pergerakan IHSG bertahan di atas batas MA 10, maka peluang menuju ke resistance terdekat masih terbuka lebar,” tegas Nafan dalam Binaartha Technical Research, di Jakarta, Jumat (22/1/2021).

Dengan kondisi tersebut, berdasarkan rasio fibonacci, kata Nafan, untuk level support maupun resistance IHSG akan berada pada rentang 6366.09 hingga 6463.88.

Untuk itu, berikut sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor hari ini:

– BBCA, dengan daily (35375). RoE: 14.51%; PER: 32.36x; EPS: 1,094.81; PBV: 4.70x; Beta: 0.94. Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 10 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area 35300 – 35400, dengan target harga secara bertahap di level 36025, 37600 dan 39050. Support: 35300, 34425 & 33000.

– BNGA, dengan daily (1000). RoE: 6.13%; PER: 10.42x; EPS: 99.84; PBV: 0.64x; Beta: 1.89. Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 10 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area 990 – 1000, dengan target harga secara bertahap di level 1030, 1060 and 1185. Support: 990 & 935.

– ELSA, dengan daily (450). RoE: 6.69%; PER: 13.35x; EPS: 34.16; PBV: 0.9x; Beta: 1.9. Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 10 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 444 – 450, dengan target harga secara bertahap di level 470, 505 dan 550. Support: 444 & 420.

BACA JUGA:   BNI Sekuritas Proyeksi IHSG Sedikit Rebound, Saham Ini Jadi PIlihan

– MAPI, dengan daily (795). RoE: -12.92%; PER: -17.07x; EPS: -48.63; PBV: 2.21x; Beta: 1.7. Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 60 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 780 – 800, dengan target harga secara bertahap di level 845, 1000 dan 1155. Support: 780 & 725.

– MEDC, dengan daily (670). RoE: -13.05%; PER: -6.45x; EPS: -103.11; PBV: 0.84x; Beta: 2.66. Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 660 – 670, dengan target harga secara bertahap di 700, 775 dan 850. Support: 645 & 625.

– MYOR, dengan daily (2820). RoE: 18.53%; PER: 29.79x; EPS: 92.65; PBV: 5.51x; Beta: 0.19. Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA 10 maupun MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada level 2800 – 2820, dengan target harga secara bertahap di 2880 dan 2950. Support: 2770 & 2730.

– WIKA, dengan daily (2100). RoE: 0.41%; PER: 282.26x; EPS: 7.44; PBV: 1.16x; Beta: 2.49. Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 2050 – 2100, dengan target harga secara bertahap di level 2200, 2400 dan 2600. Support: 2050, 2000 & 1955.

FOTO: Dok. TopBusiness

Tags: ihsgpasar modalsaham
Previous Post

BEI Suspensi DCII

Next Post

Mungkinkah IHSG Alami Tekanan Terbatas?

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR