TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Perdana, Pemerintah Terbitkan ORI019 dengan Kupon 5,57%

Busthomi
26 January 2021 | 09:04
rubrik: Ekonomi
Perdana, Pemerintah Terbitkan ORI019 dengan Kupon 5,57%

Jakarta, TopBusiness – Pemerintah dalam hal ini Kementerian Keuangan khususnya Ditjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko kembali menerbitkan surat utang dalam bentuk Obliogasi Negara Ritel. Kali ini, pemerintah membuka masa penawaran Obligasi Negara Ritel seri ORI019 mulai Senin, 25 Januari 2021. Saat penawaran itu, disiarkan secara langsung melalui berbagai kanal media sosial DJPPR.

Peluncuran ORI019 kali ini mengusung tema “Pulihkan Negeri, Bangkitkan Investasi”. ORI019 secara resmi diluncurkan oleh Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko, Luky Alfirman.

Setelah itu, prosesi peluncuran ORI019 dilanjutkan dengan bincang menarik bersama tiga narasumber yaitu Deni Ridwan (Direktur Surat Utang Negara), Falla Adinda (dokter, anggota Satgas Nasional Subdit Mitigasi Covid19) serta Fellexandro Ruby (entrepreneur dan content creator).

Pada sambutannya, Dirjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko mengajak masyarakat untuk membangun optimisme di awal tahun 2021 ini bahwa pemulihan kesehatan, ekonomi, investasi, maupun aspek lainnya dapat segera terjadi.

“Dan dengan program vaksinasi virus Covid-19 ini diharapkan menjadi game changer untuk mempercepat pemulihan perekonomian Indonesia,” tutur Luky, dikutip dari keterangan resmi Kemenkeu, di Jakarta, Selasa (26/1/2021).

Dukungan untuk program kesehatan tersebut dan program pemulihan ekonomi nasional, sudah menjadi komitmen bersama dan pendanaannya telah tertuang dalam APBN 2021. “Untuk itu, Pemerintah membuka kesempatan bagi masyarakat untuk bersama-sama memulihkan negeri ini, sekaligus berinvestasi pada instrumen yang aman dan menguntungkan yaitu ORI019,” kata dia.

ORI019 merupakan Surat Berharga Negara (SBN) ritel pertama yang ditawarkan kepada masyarakat di tahun 2021 dari total enam seri SBN ritel yang direncanakan untuk diterbitkan sepanjang tahun ini. pemerintah pun menawarkan tingkat kupon dari penerbitan SBN ini sebesar 5,57% per tahun. Dengan jenis kuponnya adalah kupon tetap (fix rate).

BACA JUGA:   Jokowi Optimistis Ekonomi RI Kuartal III 2022 Tumbuh 5,4-6 Persen

Adapun rincian pokok-pokok Ketentuan dan Persyaratan ORI019 adalah sebagai berikut: masa periode registrasi setiap saat pada mitra distribusi yang telah ditetapkan yakni sebanyak 26 mitra distribusi. Kemudian untuk masa penawaran terdiri dari dua, yakni untuk pembukaan: pada 25 Januari 2021 pukul 09.00 WIB dan penutupannya pada 18 Februrai 2021 pukul 10.00 WIB.

Untuk bentuk dan karatketristik obligasi ini adalah obligasi negara tanpa warkat, dapat diperdagangkan di pasar sekunder dan hanya investor domestik/lokal yang mengacu pada digit ketiga kode nomor tunggal identitas pemodal (Single Investor Indentification/SID).

Kemudian, untuk tanggal setelmen pada 24 Februrai 2021. Lalu, tangal jatuh temponya ada  15 Februari 2024 nanti. Bagi yang berminat, untuk minimum pemesanan adalah Rp1 juta dan maksimum pemesanan adalah Rp3 miliar.

Untuk jenis kupon ORI ini aadlah kupon tetap (fix rate). Dengan tingkat kupon 5,57% per tahun. Dan dengan holding period-nya adalah satu periode pembayaran kupon dan dapat dipindahbukukan mulai tanggal 15 april 2021. Pembayaran kupon akan dilakukan setiap tanggal 15 per bulan. Untuk pembayaran kupon pertama kali akan dilakukan pada 15 April 2021.

“Masyarakat yang berminat untuk berinvestasi di ORI019 saat ini sudah dapat melakukan registrasi dengan cara menghubungi 26 Mitra Distribusi yang telah ditetapkan melayani pemesanan pembelian secara langsung melalui sistem elektronik (layanan online) itu,” pungkas dia.

FOTO: Istimewa

Tags: Dirjen Pengelolaan Pembiayaan dan RisikokemenkeuORI019surat utang
Previous Post

PPKM Masih Bayangi IHSG, Selekif Incar Saham

Next Post

IHSG pada Pembukaan Perdagangan Negatif

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR