Jakarta, TopBusiness – PT Bank Net Syariah Tbk (BANK) pada hari ini resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kode saham BANK. Perseroan melakukan aksi korporasi ini melalui mekanisme initial public offering (IPO) atau penawaran umum perdana saham.
Dalam aksi korporasi ini, perusahaan yang menjalankan kegiatan usaha sebagai usaha bank umum syariah devisa itu melepas 5 miliar lembar saham biasa atas nama atau setara dengan 37,90% dari jumlah modal disetor setelah IPO.
“Dengan harga penawaran sebesar Rp103 per lembar saha, sehingga dana yang terkumpul dari IPO ini sekitar Rp515 miliar,” demikian disebutkan keterangan resmi perseroan yang dikirim ke media, di Jakarta, Senin (1/2/2021)
Dan sesuai dengan yang tercatat dalam prospektus, nantinya seluruh dana yang diperoleh dari Penawaran Umum tersebut, setelah dikurangi biaya emisi, seluruhnya akan digunakan untuk modal kerja perseroan.

Selain mencatatkan sahamnya, perseroan juga menerbitkan waran seri I sebanyak 2,8 miliar lembar atau setara dengan 34,175% dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan pada saat pendaftaran. Waran Seri I ini diberikan secara cuma-cuma kepada para pemegang saham baru perseroan dengan perbandingan 25 saham baru mendapatkan 14 Waran Seri I dengan harga exercise sebesar Rp110.
“Sehingga bila seluruh waran di-exercise oleh para pemegang saham, perseroan akan memperoleh tambahan modal sebanyak-banyaknya Rp308 miliar, dimana dana waran tersebut 100% akan digunakan untuk modal kerja perseroan,” jelasnya.
Bank Net Indonesia Syariah Tbk akan membuka dan mempermudah akses layanan perbankan syariah yang berbasis digital, agar dapat melayani seluruh lapisan masyarakat serta menjalin kerja sama dengan para pelaku industri berbasis digital.
“Perusahaan akan memaksimalkan penggunaan teknologi informasi dalam mengembangkan produk-produk pendanaan, pembiayaan dan jasa-jasa perbankan lainnya,” katanya. “Dan dengan pencatatan perdana saham Bank Net Indonesia Syariah Tbk ini, perusahaan memiliki peluang yang jauh lebih besar dalam melakukan ekspansi usaha seperti penguatan modal dan penambahan portofolio investasi,” pungkas keterangan itu.
FOTO: Istimewa
