Jakarta, TopBusiness – Salah satu perguruan tinggi terkemuka Tanah Air terutama di bidang pendidikan sains, teknologi, teknik dan matematika, Institut Teknologi Bandung (ITB) telah memilih Oracle Fusion Cloud Applications Suite untuk mendukung misinya dalam memajukan pendidikan sains dan teknologi di Indonesia.
Aplikasi Oracle Fusion ini dapat memungkinkan ITB untuk memanfaatkan rangkaian aplikasi terintegrasi yang memberikan kemampuan pelaporan dan analitik tingkat lanjut. Dengan Oracle Fusion Cloud Enterprise Resource Planning (ERP), ITB dapat meningkatkan produktivitas, mengurangi biaya, dan meningkatkan kontrol dengan mengkonsolidasikan arus kas dan transaksi kepada pemasok dan mitranya.
Oracle Fusion Cloud Supply Chain Management (SCM) sendiri dapat memungkinkan ITB untuk berkolaborasi dan berkomunikasi secara lebih efektif dengan pemasok dan secara mulus melakukan transaksi bisnis melalui pertukaran kontrak elektronik, pesanan pembelian, faktur, serta dokumen negosiasi.
“Pandemi global yang saat ini sedang dialami secara global, telah memengaruhi setiap industri dan mempercepat pergeseran ke arah digitalisasi. Sebagai satu-satunya rangkaian Software-as-a-Service (SaaS) applications lengkap yang tersedia di pasar saat ini, Aplikasi Oracle Fusion membantu pelanggan merampingkan proses bisnis, merangkul inovasi dan menyesuaikan serta mengembangkan bisnis mereka,” tegas Iman Muhammad, Head of Applications, Oracle Indonesia, dalam acara virtual, Senin (15/2/2021).
“Karena gangguan semakin menjadi norma, suatu aplikasi suite yang terintegrasi penuh memungkinkan ITB untuk menciptakan satu sumber yang dapat diandalkan dan dapat bereksperimen dengan inovasi dalam proses dan model bisnis,” sambungnya.
Dengan Aplikasi Oracle Fusion, ITB sendiri dapat mengotomatiskan proses keuangan dan rantai pasokannya untuk merampingkan proses bisnis, meningkatkan kolaborasi pemasok dan meningkatkan pengalaman siswanya.
Untuk memenuhi kebutuhan mahasiswa yang terus berubah dan meningkatkan kolaborasi dengan jaringan pemasoknya, ITB perlu mengganti sistem bisnis lamanya dengan rangkaian aplikasi terintegrasi untuk memecahkan sistem silo-nya dan memungkinkan inovasi terbaru dalam otomatisasi serta menerapkan Artificial Intelligence (AI).
Dan untuk memenuhi kebutuhan tersebut, ITB memilih Aplikasi Oracle Fusion. Saat ini, ITB memiliki lebih dari 20.000 siswa yang tersebar di delapan kampus di seluruh negeri.
“Visi ITB lima tahun ke depan adalah menjadi universitas terdepan yang dihormati dan dikenal secara global. Sebagai universitas nomor satu yang mengedepankan pendidikan sains, teknologi, teknik dan matematika di Indonesia, kami ingin menjadi yang terdepan dalam merangkul semua hal digital,” ujar Muhamad Abduh, Wakil Rektor ITB.
Dengan begitu, lanjut dia, dengan mengurangi kerumitan melalui Aplikasi Oracle Fusion yang canggih ini, pihaknya yakin dapat meningkatkan efisiensi proses internal ITB dan pada saat yang sama mempertahankan fokus utamanya yakni pengajaran, penelitian, dan pengabdian masyarakat.
FOTO: Iman Muhammad, Head of Applications Oracle Indonesia (kiri) bersama Muhamad Abduh, Wakil Rektor ITB. (Istimewa)
