Jakarta, TopBusiness – Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diproyeksi masih akan melanjutkan tren rebound-nya. Untuk itu, pelaku pasar diminta untuk memantau saham-saham yang sudah masuk akumulasi beli ini.
Menurut M. Nafan Aji Gusta Utama, analis pasar modal dari Binaartha Sekuritas, pada perdagangan kemarin IHSG berhasil ditutup menguat 0.77% di level 6270.32. Dan untuk perdagangan hari ini, berdasarkan indikator, MACD telah berhasil membentuk pola golden cross di area positif. Sementara itu, Stochastic dan RSI mulai menunjukkan sinyal positif.
“Dan juga di sisi lain, masih terlihat pola three advancing soldiers candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi penguatan lanjutan pada pergerakan IHSG, sehingga berpeluang menuju ke resistance terdekat,” tegas Nafan dalam Binaartha Technical Research, di Jakarta, Selasa (16/2/2021).
Dengan kondisi demikian, kata Nafan, berdasarkan rasio fibonacci, untuk level support maupun resistance IHSG akan berada pada rentang 6179.13 hingga 6351.18.
Untuk itu, berikut sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor:
– ACES, dengan daily (1600). RoE: 14.16%; PER: 39.10x; EPS: 41.31; PBV: 5.55x; Beta: 0.74. Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola white closing bozu candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi” pada area level 1540 – 1600, dengan target harga secara bertahap di level 1645, 1720, 1815, 2040 dan 2260. Support: 1540 & 1475.
– BBCA, dengan daily (34000). RoE: 14.51%; PER: 31.17x; EPS: 1,094.81; PBV: 4.52x; Beta: 0.95. Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi” pada area 33600 – 34000, dengan target harga secara bertahap di level 34425, 35300, 36025, 37600 dan 39050. Support: 33000 & 31700.
– BMRI, dengan daily (6500). RoE: 9.70%; PER: 16.24x; EPS: 404.85; PBV: 1.58x; Beta: 1.51. Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 10 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi” pada area 6375 – 6525, dengan target harga secara bertahap di level 6700, 6925, 7275, 7550, 7850 and 8050. Support: 6375 & 6025.
– EXCL, dengan daily (2300). RoE: 12.93%; PER: 9.09x; EPS: 258.57; PBV: 1.18x; Beta: 1.05. Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 10 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi” pada area level 2270 – 2300, dengan target harga secara bertahap di 2390, 2500, 2970 dan 3300. Support: 2230.
– UNTR, dengan daily (23250). RoE: 10.89%; PER: 12.01x; EPS: 1923.71; PBV: 1.32x; Beta: 0.84. Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi” pada area level 22850 – 23250, dengan target harga secara bertahap di 24100, 25175, 27725, 30250 dan 34500. Support: 22000, 21300 & 20100.
– WTON, dengan daily (378). RoE: 2.20%; PER: 44.93x; EPS: 8.41; PBV: 0.99x; Beta: 1.97. Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi” pada area level 368 – 378, dengan target harga secara bertahap di level 398, 422, 525, 630 dan 730. Support: 368 & 320.
FOTO: TopBusiness
