Jakarta, TopBusienss – Laju Indeks Harga Saham Gabuangan (IHSG) pada perdagangan hari ini diproyeksi masih akan melanjutkan pelemahannya. Untuk itu, para pelaku pasar pun diminta untuk cermat dalam mengincar saham pada hari ini.
Menurut analis pasar modal dari Binaartha Sekuritas, M. Nafan Aji Gusta Utama, pada perdagangan kemarin IHSG ditutup terkoreksi signifikan 1.03% di level 6227.73. Dan untuk hari ini, berdasarkan indikator, MACD, Stochastic dan RSI telah menunjukkan sinyal positif.
“Meskipun demikian, ternyata sudah terlihat pola bearish engulfing line candlestick pattern. Ini mengindikasikan adanya potensi koreksi lanjutan pada pergerakan IHSG, sehingga berpeluang menuju ke support terdekat,” ujar Nafan dalam Binaartha Technical Research, Kamis (18/2/2021).
Dengan kondisi seperti itu, kata dia, berdasarkan rasio fibonacci, untuk level support maupun resistance IHSG pada perdagangan hari ini diproyeksi di rentang 6179.13 hingga 6256.03.
Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut:
– ADRO, dengan daily (1180). RoE: 3.72%; PER: 17.43x; EPS: 67.99; PBV: 0.65x; Beta: 1.35. Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 200, sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi” pada area level 1170 – 1180, dengan target harga secara bertahap di level 1215, 1240, 1340 dan 1715. Support: 1140 & 1030.
– BBNI, dengan daily (6150). RoE: 2.91%; PER: 35.81x; EPS: 177.32; PBV: 1.04x; Beta: 2.02. Pergerakan harga masih bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi” pada area 6025 – 6175, dengan target harga di level 6450, 6750, 7500 dan 7950. Support: 6025 & 5825.
– DSNG, dengan daily (580). RoE: 5.63%; PER: 28.64x; EPS: 20.60; PBV: 1.61x; Beta: 0.58. Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi” pada area level 565 – 580, dengan target harga secara bertahap di level 595, 620 dan 720. Support: 565 & 515.
– ITMG, dengan daily (12350). RoE: 6.10%; PER: 17.50x; EPS: 723.04; PBV: 1.10x; Beta: 1.81. Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 10 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi” pada 12175 – 12375, dengan target harga secara bertahap di level 12875, 13250, 14125 dan 14975. Support: 12175 & 11925.
– JSMR, dengan daily (4420). RoE: 0.87%; PER: 154.93x; EPS: 28.79; PBV: 1.34x; Beta: 1.57. Pergerakan harga saham menguji garis MA 10 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi” pada area level 4370 – 4420, dengan target harga secara bertahap di level 4530, 4650, 4930, 5200, 5325 dan 6100. Support: 4370 & 4100.
– LPKR, dengan daily (199). RoE: -10.18%; PER: -4.68x; EPS: -44.01; PBV: 0.48x; Beta: 2.03. Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA 10 maupun MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi” pada level 194 – 199, dengan target harga secara bertahap di 212, 224, 234 dan 274. Support: 194 & 177.
FOTO: TopBusiness
