
Jakarta-Thebusinessnews. Otoritas Jasa Keuangan ( OJK ) telah meminta kepada empat bank untuk menambah modal. Hal itu disebabkan adanya pemburukan kualitas kredit yang ditandai ratio Non performence loan ( NPL ) dan pergerakan nilai tukar Rupiah terhadap mata uang asing.
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan, Muliaman D Hadad menyatakan bahwa keempat bank tersebut berasal dari bank BUKU I. “ Ya umumnya mereka berasal dari Bank Kategori Buku I, “ ujar dia, usai melakukan rapat Forum Koordinasi Stabilitas Sistem Keuangan (FKSSK) di Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis, 13 Agustus 2015.
Ia menjelaskan, Permintaan OJK itu bukan saja disebabkan oleh memburuknya NPL bank yang dimaksud namum juga terkait dengan masalah lain. “Misalnya dengan adanya dinamikan pasarnya sangat fluktuatif saat ini, “ terang dia.
Seperti di ketahui NPL perbankan secara nasional hingga akhir semesnter 1 2015 secara nett 1,25 persen dan Gross 2,45 persen. Memburuknya ratio NPL tersebut dipengaruhi memburuknya perekonomian nasioal dan global. (AZ).