Jakarta-Thebusinessnews.Dengan Kondisi pelemahan ekonomi saat ini semua sektor akan terkena imbasnya. salah satu sektor yang rentan akan hal itu, sektor properti. Serhinggainvestor pemegang surat utang /obligasi perusahaan properti juga harus bijaksana menyikapi kondisi saat ini.
Menurut Analis Peringkat Efek Indonesia ( Pefindo ), Anies Setyaningrum menyebutkan fenomena itu juga berlaku pada surat utang PT Summarecon Agung Tbk, (SMRA) .” Terutama karena ke proyek – proyek strategis seperti pembangunan hotel di beberapa lokasi di Indonesia.” terang dia, di Jakarta, Jumat,21 Agustus 2015/
Ia mengakui, dari hasil pemantauan peringkat terhadap SMRA memang prospek yang saat ini stabil untuk obligasi berkelanjutan I/2013 peringkat idA+ dan sukuk ijarah berkelanjutan I/2013 dengan peringkat idA+.
Bahkan, Prospek dapat ditingkatkan jika perusahaan secara konsisten mencapai target pertumbuhan pendapatan dari ekspansi bisnisnya dan menjaga leverage keuangan uang moderate dan proteksi arus kas.Ia menyebutkan prospek stabil akan diturunkan lagi, jika pendapatan dan Ebitda secara signifikan lebih rendah dari target karena tertundanya penyelesaian dari beberapa proyek kunci dan jika leverage keuangan lebih tinggi dari yang diproyeksikan.
SMRA, lanjut dia masih mendapatkan dukungan dari kuatnya posisi bisnis di properti dan kualitas aset serta pendapatan yang berulang.Pada Juni 2015, SMRA membuku pendapatan 2,6 triliun atau 43 persen dari target tahun ini. (AZ)