Jakarta — Konsep subsidi tetap BBM (bahan bakar minyak) dari Kementerian Keuangan RI, merupakan hal yang baik bagi ketahanan fiskal Indonesia. Sebab, dengan konsep itu, nilai subsidi yang harus ditanggung Pemerintah Indonesia lebih pasti manakala harga minyak dunia naik. Deputi Senior Gubernur Bank Indonesia, Mirza Adityaswara, mengatakan hal itu di Jakarta hari ini.
Ia pun mengatakan, dengan konsep tersebut, tidak otomatis bahwa harga BBM naik. “Itu kan tergantung kepada kesepakatan nilai subsidi tetap yang nantinya disetujui Pemerintah Indonesia dan DPR.”
Saat ini, memang terlalu dini untuk membicarakan konsep tersebut. “Karena skenario yang pasti untuk itu belum ada, ya kita belum benar-benar bisa memastikan efeknya terhadap harga BBM,” kata dia.
Beberapa hari yang lalu, Menteri Koordinator Perekonomian RI Hatta Rajasa mengatakan, persiapan konsep subsidi tetap BBM diharapkan berlangsung di masa pemerintahan yang sekarang. Sehingga, memudahkan pelaksanaan konsep tersebut di pemerintahan hasil Pemilihan Umum 2014. “Saya berharap, para menteri yang terkait membicarakan hal itu dengan DPR,” kata Menteri Hatta Rajasa kepada wartawan. (DHI/DHI)
