TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Amankan Stok Beras, Food Station Panen Padi di Cilacap

Nurdian Akhmad
16 April 2021 | 17:08
rubrik: BUMD, Business Info
Amankan Stok Beras, Food Station Panen Padi di Cilacap

Jakarta, TopBusiness – PT Food Station Tjipinang Jaya (Food Station), BUMD DKI Jakarta, hari ini melakukan panen padi di lahan milik kelompok tani di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Produksi padi tersebut dihasilkan dari kerja sama contract farming, antara Food Station dengan kelompok tani di Cilacap.

Panen padi tersebut dihadiri Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Dalam kesempatan itu, Anies menyatakan, kerja sama ini merupakan bentuk kolaborasi Jakarta dengan daerah, sebagai upaya ibu kota membangun ketahanan pangan.

“Kita kerja sama ke daerah supaya geliat perekonomian di Jakarta itu juga dirasakan manfaatnya di berbagai daerah,” kata Anies Baswedan, Jumat (16/4/2021).

Kerja sama contract farming antara Food Station dengan Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani) Sumber Makmur Cilacap, sudah dijalin sejak 2018 silam. Luas areal sawah yang dikembangkan awalnya 250 hektare, kemudian terus bertambah secara bertahap, hingga pada 2020 jadi seluas 850 hektare. Pada 2021, luas sawah yang dikerjasamakan diharapkan bisa mencapai 1.000 hektare.

Produktivitas hasil panen juga terus meningkat, saat ini rata-rata mencapai 5,7 ton per hektar atau potensi menghasilkan 5.700 ton Gabah Kering Panen (GKP) yang setara 2.964 ton beras. Jenis padi yang ditanam adalah varietas Ciherang, Mentik Wangi, dan Muncul.

Semua hasil panen para petani Gapoktan Sumber Makmur, ditampung oleh Food Station sebagai off taker, pada suatu jaminan harga tertentu. Skema kerja sama contract farming ini dilakukan untuk memperpendek rantai pengadaan beras BUMD DKI, sehingga harga beras di Jakarta bisa cukup terjangkau.

Pada sisi lain, petani juga tidak dirugikan dengan jatuhnya harga gabah di musim panen, karena sudah ada kontrak kerja sama jangka panjang. Food Station selaku BUMD milik Pemprov DKI juga melakukan pendampingan dalam pemilihan varietas padi dan pengelolaan pascapanen.

BACA JUGA:   Anies Resmikan Mesin Pengolah Beras PT Food Station

Menurut Anies, skema kerja sama Jakarta dengan daerah seperti itu, diharapkan diharapkan membangun suasana keadilan sosial. Yaitu membuat masyarakat Jakarta memiliki beras harga terjangkau, sementara petani di Cilacap merasakan peningkatan kesejahteraan. “Insya Allah kolaborasinya bisa kita perluas di aspek-aspek lain,” kata Anies.

Tags: Food StationPT Food Station Tjipinang Jaya
Previous Post

Ramadan, Desa Diimbau Salurkan Cepat BLT

Next Post

Lonjakan Penyerapan Anggaran di Akhir Tahun, Bagaimana Antisipasinya?

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR