TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Demi Kepentingan Jamaah Haji, DPR Desak Sinovac Kantongi EUL dari WHO

Busthomi
19 April 2021 | 15:11
rubrik: Ekonomi
Dirut Pertamedika IHC Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi  Awak Media

Jakarta, TopBusiness – Kalangan DPR meminta pemerintah agar segera mendesak Sinovac Biotech Ltd, perusahaan China yang memasok vaksin Sinovac ke Indonesia, untuk segera mengurus sertifikat Emergency Use Listing (EUL) dari World Health Organization (WHO).

Pasalnya, hal ini terkait kebijakan dari Arab Saudi yang mengharuskan setiap jamaah haji dan umroh harus divaksin dengan vaksin yang telah memiliki EUL. Ini sangat penting, mengingat jamaah haji dan umroh asal Indonesia merupakan yang terbesar di dunia.

“Sertifikat EUL ini sangatpenting. Minggu lalu, Menteri Agama menyebutkan bahwa Saudi sangat berkepentingan dengan persoalan vaksinasi ini. Mungkin ini terkait dengan masih merebaknya virus Covid-19 di banyak negara,” tutur Saleh Partaonan Daulay, Ketua Fraksi PAN DPR RI, di Jakarta, Senin (19/4/2021).

Sebagai konsumen dan pengguna vaksin Sinovac yang tidak sedikit, pemerintah Indonesia dinilai sangat layak menuntut agar Sinovac Biotech Ltd segera mengurus EUL tersebut. Posisi Indonesia adalah pembeli.

Karena itu, menurut anggota Komisi IX DPR ini, perusahaan penjual lah yang mesti mengurus persoalan pendaftaran dan urusan adminiatratif seperti itu.

“Ini saya dengar malah pemerintah Indonesia yang memberikan perkiraan. Ada yang memperkirakan akan keluar di bulan April, ada juga yang menyebut di awal Mei. Tidak diketahui mana yang paling benar. Yang jelas, sampai hari ini belum keluar dan belum masuk dalam list WHO,” cetus dia.

Tahun ini, pemerintah Saudi diperkirakan akan kembali menerima jamaah haji. Seperti biasa, Saudi akan sangat ketat menjaga persyaratan yang mereka tetapkan.

Untuk itu, dia berharap, jamaah haji Tanah Air yang telah divaksin Sinovac harus dipastikan diakui dan diperbolehkan masuk ke Saudi. “Kalau tidak, daftar antrean jamaah yang mau berangkat haji akan semakin panjang,” tandas Saleh.

BACA JUGA:   DPR Siap Uji Dua Nama Calon Deputi Gubernur BI

FOTO: Ilustrasi kegiatan vaksinasi. (TopBusiness)

Tags: dprJamaah Hajivaksin sinovac
Previous Post

Ayo Startup, Saatnya Gabung di MRTJ ACCEL 2021

Next Post

HK Salurkan Bantuan Korban Bencana NTT dan NTB

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR