TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

IHSG Berpotensi Bewarna Merah?

Agus Haryanto
21 April 2021 | 08:27
rubrik: Capital Market
Bursa Efek Indonesia

Bursa Efek Indonesia (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia hingga penutupan perdagangan Rabu (21/04/2021) berpotensi kembali memerah.

Dalam laman samuel.co.id, tim riset Samuel Sekuritas Indonesia, di Jakarta, menyatakan bahwa marak sentimen negatif, IHSG berpeluang kembali melemah.

Bursa saham Amerika pada perdagangan semalam ditutup melemah dengan indeks Dow 0,75%, S&P500 0,68% dan nasdaq 0,92%. Pelemahan bursa AS terjadi di tengah-tengah investor terhadap lonjakan kasus COVID-19 secara global, terutama di India (+284 ribu kasus), Brasil (+65 ribu kasus) dan Turki (+61 ribu kasus). Para pelaku pasar juga menanti rilis laporan keuangan 1Q21 beberapa emiten yang akan terus berlanjut hingga akhir bulan ini. Meski demikian, ada sentimen positif dari hasil 10 tahun AS yang turun 2,06% menjadi 1.566%.

Sentimen negatif juga datang dari semakin panasnya tensi geopolitik antara Rusia dan negara-negara Barat. Terbaru, Rusia ketika menutup akses di Krimea dan Laut Hitam serta menyebut daerah tersebut berbahaya untuk dilalui pesawat. Hal tersebut disinyalir sebagai akibat peningkatan aktivitas latihan militer di daerah tersebut di tengah sengketa wilayah dengan Ukraina.

Dari dalam negeri, kasus aktif COVID-19 Indonesia turun peringkat menjadi ke-6 tertinggi di Asia dari peringkat 5, dengan kasus aktif sejumlah 102.930 kasus. Kemarin Rabu (20/4), jumlah pasien tercatat sebanyak 6.728, lebih tinggi dibandingkan jumlah kasus baru (5.548). Hanya saja, kasus kematian cukup tinggi, yaitu mencapai 210 orang, dimana biasanya hanya berkisar di 100 orang per hari. Program vaksinasi Indonesia masih terus berlanjut, dengan vaksinasi tahap pertama sudah mencapai 11.1 juta penduduk, dan vaksinasi tahap 2 mencapai 6,1 juta penduduk.

Kemarin, Bank Indonesia mempertahankan suku bunga BI7DRR di 3.50% sesuai dengan proyeksi konsensus. Namun, BI menurunkan prediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia dari 4,3% -5,3% menjadi 4,1% -5,1%. Pengumuman tersebut membuat IHSG tidak mampu beranjak ke zona hijau.

BACA JUGA:   Disetujui RUPSLB, BEI Targetkan Transaksi Harian 2024 Capai Rp12,25 Triliun

“Hari ini, dengan maraknya sentimen negatif di pasar global, kami memproyeksikan IHSG kembali melemah pada hari ini,” demikian tertulis.

Foto: Rendy MR

Previous Post

BEI Masukkan ALDO dalam Kategori UMA

Next Post

IHSG Mencoba untuk Bangkit, Saham Ini Layak Dilirik

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR