
Jakarta-Thebusinessnews. PT PIndad akan memproduksi alat berat non milter tahun 2016, rencananya akan memproduksi 50 unit perbulan. Langkah itu mulai membuat ketar ketir distriburor alat berat asal Jepang PT Hexindo Adiperkasa Tbk (HEXA ).
Direktur Marketing PT Hexindo Adiperkasa Tbk, Djonggi Gultom menyatakan rencana PIndad tersebut memang sedkit banyan berpengaruh pada penjualan HEXA dimasa mendatang. “ Jika mereka produksi 500 pertahun maka dampaknya bukan hanya kepada HEXA tapi menyebar ke distributor lainnya, “ ujar dia, di Jakarta, Kamis 17 September 2015.
Ia menjelaskan bahwa Pindad hanya memiliki kapasitas produksi 500 unit .sehingga ia mempertanyakan apakah mampu meningkatkan kapasitas produksi dalam waktu singkat . “ Saya agak ragu . “ ujar dia.
Dengan masuknya 500 alat berat Pindad itu, maka akan mengurangi potensi pasar distributor alat berat selian PIndad dari 4500 unit menjadi 4000 unit. Sementara penguasaan pasar HEXA sebesar 26 persen maka 1200 .” Jadi dampaknya tidak terlalu besar” terang dia.
Namum ia yakin HEXA masih memiliki keunggulan yakni jaringaan purna jual yang berada di semua pulua besar Indonesia. “ Apakah Pindad memiliki itu kan tidak. “ ujar dia.(AZ)