TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Likuiditas Keuangan Superior, Pegadaian Raih Peringkat Tertinggi dari Pefindo

Busthomi
2 June 2021 | 11:08
rubrik: Capital Market
Pegadaian Kantongi Laba Bersih Paruh Pertama Rp 1,53 T

FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness – PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menegaskan peringkat “idAAA” untuk PT Pegadaian (Persero) dan obligasi perusahaan yang masih beredar. Selain itu, Pefindo juga menegaskan peringkat “idAAA(sy)” untuk Medium Term Notes (MTN) Syariah Mudharabah I Tahun 2018 dan Sukuk Mudharabah I Tahun 2020.

Dan pada saat yang sama, Pefindo juga menetapkan peringkat “idA1+” untuk rencana penerbitan Surat Berharga Komersial I Tahun 2021 nanti dengan nilai maksimum Rp200 miliar. Dan prospek untuk peringkat korporasi tersebut adalah “stabil”.

“Obligor berperingkat idAAA sendiri, merupakan peringkat tertinggi yang diberikan oleh Pefindo. Kemampuan obligor untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjangnya, relatif terhadap obligor Indonesia lainnya, adalah superior,” sebut keterangan resmi Pefindo yang diterima TopBusiness, Rabu (2/6/2021).

Instrumen pendanaan syariah dengan peringkat idAAA(sy) adalah instrumen dengan peringkat paling tinggi yang diberikan oleh PEFINDO. Kemampuan emiten untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjang atas kontrak pendanaan syariah dibandingkan emiten Indonesia lainnya, juga tetap superior.

Peringkat tersebut mencerminkan fungsi strategis pegadaian dalam memberikan jasa gadai kepada segmen kecil dan menengah, posisi bisnis perusahaan yang superior di bisnis jasa usaha gadai, permodalan yang sangat kuat, dan posisi likuiditas dan fleksibilitas finansial yang sangat baik. “Namun, peringkat tersebut dibatasi oleh eksposur terhadap volatilitas harga emas,” sebut dia.

Akan tetapi, dilanjutkannya, peringkat dapat diturunkan apabila terdapat penurunan dukungan dari pemerintah. Peringkat juga dapat berada di bawah tekanan jika terjadi pemburukan kualitas aset dan profitabilitas secara signifikan.

“Kami memperkirakan terkendalinya dampak dari penyebaran COVID-19 terhadap profil kredit Pegadaian dalam aktivitas gadai yang berisiko rendah mengingat barang jaminan yang sebagian besar berupa emas, berada di penyimpanan Pegadaian, di mana usaha gadai berkontribusi sekitar 70% dari total portofolio pembiayaan,” jelasnya.

BACA JUGA:   Perkuat Struktur Pendanaan, OCBC Terbitkan Obligasi Berkelanjutan IV Tahap I Senilai Rp1,5 Triliun

Selain itu, risiko kerugian dari penjualan barang jaminan juga rendah karena harga emas terus meningkat sejak awal penyebaran COVID-19 di awal tahun. Hal ini diperkirakan dapat memitigasi potensi penurunan bisnis mengingat 70% dari portofolio pembiayaannya berasal dari kelompok orang yang memiliki sumber penghasilan tidak tetap.

“Pefindo akan terus memantau secara ketat perkembangan dari dampak COVID-19 tersebut, dan jika ada perubahan yang material kami akan melakukan rating action yang diperlukan.”

Pegadaian memberikan jasa usaha gadai dan pembiayaan mikro, dengan didukung oleh jaringan yang terdiri dari 12 kantor regional dan 4.087 unit kantor yang terletak di berbagai wilayah di Indonesia per 31 Desember 2020. Perusahaan dimiliki secara penuh oleh Pemerintah Indonesia.

FOTO: Istimewa

Tags: obligasipefindopegadaian
Previous Post

Peringati Hari Lahir Pancasila, Ini Komitmen Unilever Dukung Kesetaraan dan Keberagaman

Next Post

Laporan Kinerja Keuangan PT Medco Energi Internasional Tbk

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR