TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Realisasi Sukuk Negara Januari-Juni 2021 Capai Rp 123,94 Miliar

Nurdian Akhmad
3 June 2021 | 11:14
rubrik: Ekonomi
Pemerintah Obral Sukuk Mulai Rp 1 Juta

foto: istimewa

Jakarta, TopBusiness – Total realisasi penerbitan sukuk negara pada Januari-Juni 2021 mencapai  Rp 123,94 triliun. Pekan ini, pemerintah menyerap dana sebesar Rp 11 triliun dari lelang enam seri surat berharga syariah negara (SBSN) atau sukuk negara dengan total penawaran yang masuk sebesar Rp 44,64 triliun.

Keterangan pers dari Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan seperti dikutip Kamis (3/6/2021) menyebutkan, hasil lelang sukuk ini melebihi target indikatif sebesar Rp 10 triliun. Adapun jumlah dimenangkan seri SPNS03122021 sebesar Rp 0,6 triliun serta imbal hasil rata-rata tertimbang 3,2095 persen.

Penawaran masuk seri SBSN yang jatuh tempo 5 Desember 2021 ini sebesar Rp 1,21 triliun, dengan imbal hasil terendah masuk 3,2 persen dan tertinggi 3,25 persen.

Seri PBS027, jumlah dimenangkan sebesar Rp 3,15 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 4,57982 persen.

Penawaran masuk seri SBSN yang jatuh tempo pada 15 Mei 2023 ini sebesar Rp 13,59 triliun, dengan imbal hasil terendah masuk 4,55 persen dan tertinggi 5,2 persen.

Seri PBS017, jumlah dimenangkan sebesar Rp 5,1 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 5,55989 persen.

Penawaran masuk seri SBSN yang jatuh tempo pada 15 Oktober 2025 ini sebesar Rp 12,42 triliun dengan imbal hasil terendah masuk 5,54 persen dan tertinggi enam persen.

Seri PBS30, jumlah dimenangkan sebesar Rp 0,35 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 6,16 persen.

Penawaran masuk seri SBSN yang jatuh tempo 15 Juli 2028 ini sebesar Rp 6,97 triliun dengan imbal hasil terendah masuk 6,05 persen dan tertinggi 6,53 persen.

Seri PBS028, jumlah dimenangkan sebesar Rp 1,8 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 7,2381 persen.

BACA JUGA:   Intervensi Negara akan Pacu Capaian Kota-Berkelanjutan

Penawaran masuk seri SBSN yang jatuh tempo pada 15 Oktober 2046 ini sebesar Rp 5,72 triliun dengan imbal hasil terendah masuk 7,23 persen dan tertinggi 7,39 persen.

Pemerintah tidak memenangkan penawaran dari seri PBS029 mengingat lelang sudah melebihi target indikatif, meski permintaan masuk sebesar Rp 4,71 triliun.

Dalam kesempatan ini pemerintah juga menerbitkan sukuk negara dengan cara penempatan langsung atau private placement yaitu PBS026 sebesar Rp 2 triliun dan PBS003 sebesar Rp 1 triliun.

Tags: sukukSukuk Negara
Previous Post

Reksadana Baru Ini Berbasis IDX Growth30

Next Post

Kemenhan Ajukan Anggaran Capai Rp1.700 T, INDEF Sebut tak Peka di Masa Pandemi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR