Jakarta-Thebusinessnews. Desakan pelaku usaha untuk meminta Bank Indonesia menurunkan suku bunga datang dari semua sektor usaha. Salah satunya datang dari pelaku usaha perumahan. Tepatnya pengembang perumahan menengah atas yang tergabung dalam Realestate Indonesia ( REI ).
Ketua Umum REI, Eddy Husni mengharapkan Bank Indonesia untuk mempertimbangkan kebijakan penurunan suku bunga. “ Kami lihat Bank Indonesia belum terlihat memberi sinyal akan menurunkan suku bunga acuanya” ujar dia di Jakarta, Rabu, 7 Oktober 2015.
Padahal menurut dia lagi, Jika BI melakukan hal yang diharapkannya itu akan sangat membantu pengembang terutama pengembang kelas menengah dan atas. Permintaan itu di dasari oleh penurunan permintaan perumahan kelas menengah atas belakangan ini. “ Dalam kondisi saat ini, memang terjadi penurunan permintaan perumahan yang bangu oleh anggota REI, “ terang dia,namum ia belum bisa merinci lebi jauh besaran angkanya.
Hal senada disampaikan,pengamat perbankan Deni Daruri bahwa sektor perumahan memberi kontribusi yang sangat besar terhadap PDB. Sehingga Semua hal yang menghambat penyediaan maupun permintaan perumahan harus di atur ulang.” Sebab setiap pertumbuhan satu persen sektor perumahan akan memberi dampak pada peningkatan pertumbuhan Produk Domestik Bruto sebesar 9,5 persen selama 5 tahun, “ ujar dia. (AZ)