TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Garap Proyek Tambang, PP Presisi Raih Kontrak Rp 1,5 T

Nurdian Akhmad
23 June 2021 | 11:59
rubrik: Business Info
Garap Proyek Tambang, PP Presisi Raih Kontrak Rp 1,5 T

FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness – PT PP Presisi Tbk (PPRE) menargetkan tambahan tiga kontrak baru dari jasa tambang nikel yang berlokasi di Morowali Utara dan Halmahera hingga akhir tahun. Nilai kontrak baru ketiga proyek tersebut diperkirakan mencapai Rp 1,5 triliun.

Direktur Utama PP Presisi Rully Noviandar mengatakan, perseroan akan gencar menambah kontrak baru di segmen jasa tambang. Dalam tiga tahun ke depan, segmen jasa pertambangan ditargetkan berkontribusi sebesar 30-45% terhadap total pendapatan. Hal ini bagia dari upaya untuk memanfaatkan sumber daya dan aset lebih optimal.

“Penguatan kontrak baru segmen jasa pertambangan, khususnya segmen tambang nikel, juga bertujuan untuk menstabilkan pendapatan perseroan ke depan,” jelasnya melalui siaran persnya, Rabu (23/6/2021).

Hingga kini, kata Rully, perseroan sedang menggarap dua kontrak jasa pertambangan. Raihan kontrak segmen ini diharapkan berkontribusi hingga 20% terhadap total pendapatan sepanjang 2021.

Adapun, total kontrak baru yang diraih perseroan hingga Mei 2021 mencapai Rp 2,2 triliun, yaitu sebanyak 91% kontrak dari sektor swasta non-APBN dan 30% dari total tersebut merupakan lini bisnis jasa tambang.

Sementara itu, Direktur Peralatan dan SCM PP Presisi Muhammad Wira Zukhrial mengatakan, perseroan telah memenuhi karakteristik alat berat yang dibutuhkan untuk pekerjaan jasa tambang nikel, sehingga tanpa menambah aset baru dalam jumlah yang besar, perseroan dapat mengoptimalkan aset eksisting.

“Dengan demikian, dalam kondisi pandemi covid 19 yang belum mereda maupun adanya kekuatiran sektor konstruksi yang muncul belakangan ini, PP Presisi optimis untuk dapat mencapai target,” terangnya.

Sebelumnya, induk usaha perseroan yakni PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk (PTPP), berhasil menggenggam kontrak baru sebesar Rp 6,7 triliun hingga akhir Mei 2021. Sebagian besar kontrak baru tersebut berasal dari proyek swasta. Sedangkan kontrak baru yang dibidik tahun ini mencapai Rp 30 triliun.

BACA JUGA:   Standardisasi dan Penilaian Kesesuaian untuk Hidup Sehat dan Produktif
Tags: pp presisi
Previous Post

RUPST PSSI Setujui Tebar Dividen 35% dari Laba Bersih

Next Post

95 Siswa Bimbel Online Medco Lolos ke PTN

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR