Jakarta, TopBusiness—Indika Energy telah menandatangani suatu Scheme Implementation Deed dengan Nusantara Resources Limited. Hal tersebut berkaitan dengan pengambilalihan seluruh modal disetor dan ditempatkan di NUS.
Hal tersebut dijelaskan oleh Sekretaris Perusahaan Indika Energy, Adi Pramono, di Jakarta hari ini, dalam lembar keterbukaan informasi untuk Bursa Efek Indonesia (BEI).
Adi menjelaskan bahwa untuk hal tersebut, pihaknya akan membayar 0,35 Dolar Australia per saham, untuk saham yang belum dimiliki. Termasuknya di situnya adalah saham yang akan diterbitkan saat pelaksanaannya haknya itu.
Ditambahkannya bahwa proses tersebut akan mengikuti regulasi di Australia. “NUS. Telah melakukan keterbukaan informasi tentang hal ini. Di Australia Securities Exchange,” papar Adi.
Transaksi itu merupakan langkah strategis Indika Energy untuk menambah pemilikan di NUS. Dan merupakan salah satu strategi diversifikasi oleh Indika Energy.
Rencana transaksi ini tunduk pada pemenuhan sejumlah persyaratan. Pertama, persetujuan pemegang saham NUS dalam rapat umum pemegang saham di September 2021. Kedua, persetujuan pengadilan di Australia.
“Sementara, yang ketiga, adalah pemenuhan kondisi dalam dokumen rencana transaksi,” kata Adi.
