Jakarta, TopBusiness—Perusahaan produsen jamu dan kosmetik, Martina Berto, telah mendivestasikan aset senilai Rp180 miliar. Dalam keterbukaan informasi untuk Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, Direktur Martina Berto, Iwan Herwanto, menjelaskan bahwa transaksi untuk hal tersebut terjadi 3 Agustus 2021.
“Sebagai pihak pembeli adalah Kosmetika Global Indonesia, dan bukan perusahaan yang punya afiliasi dengan kami,” kata Iwan.
Dijelaskannya pula bahwa aset itu terletak di Desa Sukaresmi, Kecamatan Lemah Abang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Adapun jenis aset yang didivestasikan itu adalah: tanah seluas 94.352 m2; bangunan seluas 4.839 m2; mesin; perlengkapan bangunan; perlengkapan laboratorium; perlengkapan kantor.
Iwan mengatakan pula bahwa divestasi senilai Rp180 miliar tersebut, setara dengan 33,34% dari ekuitas Martina Berto. Itu jika mengacu ke nilai aset per akhir Juni 2021.
