Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG alias komposit Jakarta pada pembukaan perdagangan di Bursa Efek Indonesia, Kamis (16/09/2021), diproyeksikan positif.
Dalam riset harian Samuel Sekuritas Indonesia via laman samuel.co.id, di Jakarta, tertera judul IHSG Berpotensi Menguat.
Bursa AS ditutup menguat. DJIA naik 0,68% ke level 34.814, diikuti S&P500 (+0,85%) dan Nasdaq (+0,82%) dengan pasar wait and see atas data ketenagakerjaan yang akan dirilis Kamis minggu ini. Dari pasar komoditas, harga minyak Brent ditutup pada level USD 75,5/barel (+2,7%), emas di level USD 1,795/toz (-0,7%) dan nikel sebesar USD 19,935/ton (+1,7%).
EIDO ditutup flat 0,00% di level 21.62, sementara IHSG melemah 0,31% pada Rabu (15/9) ke level 6.110 dengan BBCA, BBRI dan ASII sebagai top lagging movers. Net buy asing di pasar reguler terpantau mencapai Rp 363,3 miliar. Saham yang mencatatkan nilai net sell tertinggi adalah BBNI (Rp 40,8 miliar), EXCL (Rp 30,1 miliar), dan ARTO (Rp 25,5 miliar). Sementara net buy asing dicetak BUKA (Rp 117,6 miliar), BMRI (Rp 117,4 miliar), dan TLKM (Rp 77,7 miliar). Sepanjang minggu ini (Senin-Rabu), IHSG menguat 0,25% dengan total net buy asing di pasar reguler mencapai Rp 666,6 miliar.
Sebanyak 3.948 kasus COVID-19 baru dilaporkan di Indonesia Rabu (15/9) (Selasa: 4.128), dengan 11.046 pasien sembuh (Selasa: 11.246) dan 267 pasien meninggal (Selasa: 250). Secara teori, jumlah total kasus COVID-19 yang ditemukan di Indonesia telah mencapai 4.178.164 kasus dengan tingkat pemulihan sebesar 94,6% per 15 September 2021 (14 September 2021: 94.5%). Akumulasi vaksinasi dosis 1 sebanyak 75,1 juta (36,1% dari total sasaran vaksinasi nasional sebanyak 208,3 juta).
Data Rilis terkini adalah Neraca Perdagangan Indonesia per 21 Agustus yang surplus USD 4,74 miliar (sebelumnya: USD 2,6 miliar; kontra: USD 2,4 miliar) didukung oleh pertumbuhan ekspor dan kenaikan harga komoditas.
“Kami menilai, bursa global saat ini cenderung menguat tipis atas ekspektasi perbaikan ekonomi sementara bursa domestik mungkin bergerak atraktif di tengah net buy asing pada minggu ini. Selain itu, harga komoditas cenderung dalam tren positif. IHSG pada hari ini kami perkirakan menguat,” demikian tertulis.
Foto: Rendy MR
