TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Masjid Raya Al-Jabbar Ikon Jabar segera Dibangun

Albarsyah
5 October 2021 | 12:52
rubrik: Business Info
Masjid Raya Al-Jabbar Ikon Jabar segera Dibangun

Jakarta, TopBusiness – Menjelang akhir tahun 2021, PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya)  melalui Divisi Gedung kembali mendapatkan kepercayaan untuk melanjutkan Proyek Pembangunan Masjid Raya Al-Jabbar yang akan menjadi salah satu ikon baru Provinsi Jawa  Barat. 

Berlokasi di daerah Gedebage, Bandung, Provinsi Jawa Barat, proyek yang sempat tertunda  pengerjaannya kurang lebih 1,5 tahun akibat pandemi Covid-19 dengan kontraktor sebelumnya kembali dilanjutkan sesuai arahan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Penandatanganan kontrak proyek lanjutan ini dilakukan pada Jumat (23/7) lalu dengan dihadiri oleh perwakilan Dinas  Bina Marga Provinsi Jawa Barat, Dr. Indra Maha ST., MT. selaku PPK, GM Departemen  Gedung PT Adhi karya (Persero) Tbk., Yan Arianto, dan Executive Vice President (EVP) Divisi  Gedung Hutama Karya, Purnomo. Pembangunan masjid Al-Jabbar dikerjakan oleh konsorsium  kontraktor Adhi Karya – Hutama Karya.

Direktur Operasi II Hutama Karya, Ferry Febrianto, mengatakan bahwa Hutama Karya berkolaborasi dengan Adhi Karya untuk melanjutkan finishing dari proyek yang sebelumnya sudah dibangun. Sebelumnya, Kolaborasi HK – Adhi memiliki portofolio yang baik dan telah  menghasilkan berbagai bangunan-bangunan monumental, hal tersebut meyakinkan owner dari  proyek Masjid Al-Jabbar bahwa proyek dapat selesai tepat waktu dengan kualitas terbaik.

Selain fasad bangunan yang unik dibandingkan dengan bangunan lain, pembangunan Masjid  Al-Jabbar sendiri juga melibatkan pengrajin lokal. Pengrajin – pengrajin lokal turut membantu dalam finishing masjid Al-Jabbar. 

“Keterlibatan 27% pengrajin lokal dalam proyek ini untuk memberikan sentuhan khas Jawa Barat yang di gabungkan dengan suasana masjid. Kita mengajak mereka (pengrajin lokal) untuk turut bersinergi sehingga secara tidak langsung memberikan dampak ekonomi, khususnya ditengah pandemi,” ujar Ferry Febrianto kepada TopBusiness.id.

Purnomo selaku EVP Divisi Gedung Hutama Karya mengatakan meski di tengah situasi  pandemi, saat ini strategi yang dilakukan perusahaan dalam percepatan penyelesaian pembangunan, diantaranya berkoordinasi dengan berbagai stakeholder agar pengerjaan proyek dapat diselesaikan dengan maksimal dan efisien.

BACA JUGA:   Puluhan Perusahaan Mamin RI Hadir di Hannover Messe 2023

Proyek dengan nilai sebesar Rp 496 miliar  ini akan diselesaikan selama 519 hari kalender, terhitung sampai dengan 23 Desember 2022.  Pembangunan lanjutan ini memiliki beberapa lingkup pekerjaan, diantaranya Pekerjaan Struktur, Arsitektur, MEP dan Landscape.

“Dalam masa pandemi seperti ini, dibutuhkan kolaborasi yang baik dengan berbagai pihak agar  pembangunan dapat berjalan optimal, diantaranya dengan owner, tim satgas, dan juga anggota konsorsium. Kita harus tetap memperhatikan protokol kesehatan pada area maupun  lingkungan proyek,” ujar Purnomo.

Selain berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait, Hutama Karya juga melakukan percepatan  pembangunan dengan mengoptimalkan penggunaan BIM (Building Information Modeling) pada pembangunan Masjid Al-Jabbar. Diterapkannya teknologi BIM dapat memberikan  manfaat yang sangat signifikan, antara lain perhitungan volume yang akurat, clash detection yang dapat teridentifikasi, penjadwalan yang lebih terkontrol, dan koordinasi antarstakeholder lebih mudah dan cepat.

Dari manfaat tersebut tentunya dapat memberikan efisiensi secara Mutu, Waktu dan Biaya. “Penerapan BIM telah diimplementasikan hampir di seluruh proyek di Hutama Karya, baik di jasa konstruksi maupun pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera,  sehingga Hutama Karya lebih siap dan mampu bersaing di era industri 4.0, berkat  kesungguhannya dalam penerapan teknologi BIM. Hutama Karya juga menerima beberapa penghargaan salah satunya pada kategori Alliance Award pada ajang Autodesk ASEAN  Innovation Awards 2021,” tambah Purnomo.

Dalam percepatan pembangunannya, Muhammad Priatmoko selaku Deputy Project Manager  (DPM) pembangunan Masjid Al-Jabbar ini, mengatakan pembangunan proyek dilakukan  secara paralel dan menetapkan milestone setiap pekerjaannya, agar setiap pekerjaan yang  dilakukan dapat dikontrol ataupun dimonitor dan sesuai targetnya. 

“Dikarenakan lahan di lapangan sudah siap, maka pekerjaan akan di lakukan secara parallel,  serta menetapkan milestone setiap pekerjaan sehingga target penyelesaian masing-masing  pekerjaan dapat dikontrol dan ketika terjadi permasalahan dapat segera di selesaikan. Selain  itu kami (Adhi karya & Hutama Karya) juga harus melakukan peninjauan pekerjaan yang sudah  dilakukan pada paket pembangunan sebelumnya agar segera menemukan justifikasi maupun  solusi atas penyelesaian tersebut,” ujar Priatmoko

BACA JUGA:   Hanya Dua Bank 'Asing' Masuk 50 Emiten Terbaik Asean Ber-GCG

Dalam proses pembangunannya, Hutama Karya juga tidak luput memberikan tanggung-jawab  sosial kepada warga sekitar maupun warga Bandung. Hutama Karya bersama Adhi Karya serta  berkolaborasi dengan sejumlah instansi, serta beberapa BUMN lainnya, bersama mengadakan  sentra Vaksin Masjid Al-Jabbar yang sudah di selenggarakan pada tanggal 23 – 2 Agustus 2021  dengan target vaksinasi diangka 10.000 namun pada realisasinya mencapai 10.492 vaksinasi.

Masjid yang berdiri di atas lahan seluas 25,9 hektar nantinya akan dapat menampung  kurang lebih 60.000 jamaah, dimana bagian dalamnya sendiri mampu menampung hingga 33.000 jamaah, serta terdapat fasilitas yang ramah untuk difabel. Selain menjadi tempat ibadah, akan ada beberapa fasilitas edukasi tambahan seperti Museum Asmaul Husna, Museum Sejarah Islam Indonesia, dan Museum Sejarah Islam Jawa Barat.

Ridwan Kamil selaku Gubernur Jawa  barat mengungkapkan bahwa nantinya Masjid Raya Al-Jabbar ini akan menjadi salah satu ikon baru di Jawa Barat, serta tempat ibadah untuk para masyarakat tidak hanya Jawa Barat namun  juga masyarakat Indonesia yang sedang berkunjung ke Bumi Pasundan.

Previous Post

Kementerian BUMN Tetapkan Jajaran Direksi dan Komisaris PT Aviasi Pariwisata Indonesia

Next Post

Lewat Goorita.com, UMKM Ekspor Produk Halal

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR