Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia hingga sesi penutupan perdagangan, Kamis (14/10/2021), diprediksikan bergerak menguat.
Dalam riset Samuel Sekuritas Indonesia melalui website samuel.co.id, di Jakarta, tertera judul Akumulasi Net Buy, IHSG Berpotensi Kembali Menguat.
Bursa AS ditutup bervariasi. DJIA cenderung flat 0,0% pada level 34.377 sementara S&P500 (0,3%) dan Nasdaq (0,73%). Musim laporan keuangan dimulai oleh JPMorgan dan Delta Air Lines, yang telah merilis laporan keuangannya untuk periode 3Q21 pada Rabu (13/10) malam. Sejumlah emiten lain akan merilis laporan keuangannya Kamis (14/10), diantaranya Citigroup, Bank of America, dan Morgan Stanley. Data inflasi periode September 2021 (0,4% mom/5,4% yoy) menunjukkan sedikit peningkatan dibanding bulan sebelumnya (prev: 0,3% mom/5,3% yoy).
Sementara itu, risalah pertemuan FOMC the Fed yang dirilis menunjukkan bahwa bank sentral AS itu mungkin memulai proses tapering pada pertengahan bulan November.
Dari pasar komoditas, harga minyak WTI ditutup menguat 0,4%, begitu juga dengan batubara (0,4%), emas (2%),dan CPO (3,4%), sementara nikel flat (+0,01%).
EIDO ditutup naik 2,03%, sementara IHSG menguat 0,78% pada Rabu (13/10) ke level 6.536 dengan ASII, UNVR, dan BBRI sebagai top leading movers. Beli bersih asing di pasar reguler terpantau mencapai Rp 1,2 triliun. Saham yang mencatatkan nilai net buy tertinggi adalah BBRI (Rp 506,2 miliar), ASII (Rp 431,2 miliar), dan BMRI (Rp 167,8 miliar). Net sell asing tertinggi dicetak oleh CASA (Rp 299,4 miliar), BUKA (Rp 124,9 miliar), dan PGAS (Rp 79,7 miliar). Sepanjang minggu ini (Senin-Rabu), IHSG menguat 0,85% dengan total net buy asing di pasar reguler mencapai Rp 3 triliun.
Sebanyak 1.233 kasus COVID-19 baru dilaporkan di Indonesia Rabu (13/10) (Selasa: 1.261), dengan 2.259 pasien sembuh (Selasa: 2.130) dan 48 pasien meninggal (Selasa: 47). Secara teori, jumlah total kasus yang ditemukan di Indonesia telah mencapai 4.231.046 kasus dengan tingkat kesembuhan sebesar 96,1% per 13 Oktober 2021 (12 Oktober 2021: 96,1%).
Terkait vaksinasi, per Rabu (13/10), sebanyak 102,6 juta penduduk Indonesia telah menerima vaksin COVID-19 dosis pertama (49,3% dari total sasaran vaksinasi nasional sebanyak 208,3 juta), sementara 59,4 juta orang telah menerima dosis kedua.
“Kami memperkirakan IHSG mungkin akan terus berlanjut hari ini, seiring dengan masihnya akumulasi net buy investor asing, terutama di sektor perbankan dan komoditas,” demikian tertulis.
Foto: Rendy MR
