TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Usai Gelar BIK 2021, OJK Optimistis bisa Kejar Target Inklusi Keuangan 90% di 2024

Busthomi
3 November 2021 | 08:28
rubrik: Business Info
OJK Cabut Izin BPR Mega Karsa Mandiri

FOTO: istimewa

Jakarta, TopBusiness – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Industri Jasa Keuangan (IJK) terus berupaya memperluas akses keuangan masyarakat melalui pelaksanaan Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2021 yang memperoleh tingkat partisipasi yang tinggi.

BIK 2021 yang dilaksanakan satu bulan penuh pada Oktober berhasil melakukan 2.183 kegiatan di seluruh Indonesia dengan total peserta sebanyak 1.348.488 mencakup kegiatan sosialisasi tatap muka maupun virtual (webinar), pembukaan rekening, penyaluran kredit/pembiayaan mikro, business matching, pengukuhan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), serta publikasi program literasi dan inklusi keuangan secara masif.

“Pencapaian BIK 2021 yang baik ini di tengah situasi pandemi Covid-19 menjadi bukti nyata keberhasilan adaptasi tataran pola kerja dan pola hidup yang dilakukan untuk mendorong akselerasi proses pemanfaatan produk dan layanan keuangan bagi masyarakat demi tercapainya target inklusi keuangan 90% pada tahun 2024.” kata Anggota Dewan Komsioner OJK Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen Tirta Segara saat penutupan BIK 2021 secara virtual, Selasa (2/11/2021).

Kegiatan BIK tahun 2021 yang digelar dengan tema “Inklusi Keuangan untuk Semua, Bangkitkan Ekonomi Bangsa” dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman dan penggunaan masyarakat terhadap produk dan atau layanan jasa keuangan untuk mendukung program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Dari seluruh kegiatan yang dilaksanakan, tercatat menghasilkan pembukaan rekening baru dari industri perbankan sebanyak 2.008.165 dan penyaluran kredit/pembiayaan kepada 168.370 debitur.

Selain itu, terdapat 93.683 pembukaan polis asuransi, 330.000 rekening efek baru, 633.142 debitur perusahaan pembiayaan, 15.168 rekening sektor pergadaian, dan 58.452 akun di sektor fintech.

Sebagai rangkaian Bulan Inklusi keuangan, kegiatan virtual FinExpo BIK 2021 yang dipusatkan melalui portal www.finexpo-bik2021.id pada tahun ini dilengkapi dengan fitur seperti virtual expo yang berisi berbagai promo dan program menarik untuk menambah daya beli masyarakat, agenda kegiatan literasi untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat khususnya pengetahuan keuangan, serta pemberian doorprize setiap hari khusus untuk pengunjung yang registrasi dan aktif mengunjungi booth pada FinExpo BIK 2021.

BACA JUGA:   Unit Kerja BSKJI Kemenperin di Yogya Sediakan Sertifikasi Baru

“Sampai dengan berakhirnya kegiatan BIK 2021, portal FinExpo BIK telah dikunjungi oleh sebanyak 90.353 pengunjung,” kata Tirta.

Sebagai rangkaian kegiatan penutupan BIK 2021, pada Selasa ini dilakukan penyerahan SimPel Award sebagai bentuk apresiasi bagi bank peserta Simpanan Pelajar (SimPel/SimPel iB), sekolah, individu, dan wilayah yang berpartisipasi aktif serta berkontribusi memberikan dampak positif dalam mendukung implementasi program SimPel/SimPel iB bagi seluruh pelajar di Indonesia.

Selain itu, disampaikan juga pengumuman pemenang Kompetisi Inklusi Keuangan (KOINKU) serta pengumuman best booth FinExpo BIK 2021.

Pelaksanaan BIK diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan partisipasi masyarakat pada sektor keuangan, sehingga dapat terwujud masyarakat Indonesia yang well literate dan financially inclusive, yaitu masyarakat yang memanfaatkan produk dan layanan keuangan sesuai kebutuhan dan kemampuannya serta dapat menggerakkan kembali roda perekonomian di tengah kondisi pandemi Covid-19.

Melalui BIK 2021 ini diharapkan semakin memperkuat sinergi Kementerian/Lembaga untuk mendukung Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) serta pencapaian target inklusi keuangan sebesar 90% pada akhir tahun 2024.

FOTO: Istimewa

Tags: bulan inklusi keuangan 2021inklusi keuanganojk
Previous Post

Summarecon Alami Lonjakan Penjualan dari Kluster di Summarecon Bogor Senilai Rp1,5 T

Next Post

Naik, Pangsa Pasar KPR Bank Syariah Indonesia

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR