TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Tiga LPIP Kantungi Ijin Prinsip

Nurdian Akhmad
3 December 2015 | 22:15
rubrik: Finance
Jakarta-Thebusinessnews. Otoritasa Jasa Keuangan ( OJK )  telah memberi ijin prinsip kepada tiga perusahaan swasta untuk bertindak sebagai Lembaga Pengelolaan Informasi Perkreditan (LPIP). Sementara dua perusahaan lagi tengah menunggu ijin prinsip.
Ketua Dewan Komisioner OJK, Muliaman D Hadad menyatakan kelima perusahaan swasta tersebut akan mengembangkan data Sistem Informasi Debitur (SID) yang berada dalam pengelolaan Bank Indonesia. Dengan pengembangan data dan kelengkapan data debitur akan pemutus kredit perbankan akan lebih cepat .”Perbankan bisa memamfaatkan data yang di sediakan enhancer swasta untuk memutus pemberian kredit,”ujar dia di Jakarta, Kamis,3 Desember 2015.
Ia menambahkan LPIP tersebut akan memberikan pemeringkatan kredit terhadap calon debitur perbankan.didalam merupakan laporan menyeluruh memuat informasi identitas debitur dan profil perkreditan termasuk riwayat pembayaran angsuran serta cicilan kewajiban keuangan.
Salah satu yang telah mengantungi ijin prinsip itu yakni PT Pefindo Biro kredit. Sementara empat lainnya tak disebut oleh Muliaman.
LPIP mendapatkan data primer dari SID,sementara data sekunder berasal dari institusi terkait seperti Kementerian Dalam Negeri,Kementerian Hukum dan Ham,Ditjen Pajak ,PT PLN,PDAM ,Pegadaian dan Koperasi Simpan Pinjam.
OJK tengah mengembangkan Sistem Layanan Informasi Keuangan(SLIK). Dimana OJK akan mendapat akses ke SID Bank Indonesia dan begitu pula sebaliknya Bank Indonesia dapat mengakses SLIK. Rencananya SLIK akan rampung paling lambat 31 Desember 2017. (Az)
Sent from Samsung Mobile
BACA JUGA:   Sinergi ATM Bank BUMN, Mandiri Klaim Hemat 25 persen
Previous Post

2016,Korporasi Akan Terbitkan Obligasi Rp 66 Triliun.

Next Post

BAPMI Minta OJK dan BEI Tak Urusi Perdata Kasus SIAP

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR