
Jakarta-Thebusinessnews. PT Bank Mandiri mengaku dapat melakukan penghematan sebesar 25 persen dari sinergi ATM Bank BUMN. Hal itu disampaikan Senior Executive Vice President Transaction Banking PT Bank Mandiri, Rico Usthavia Frans. “ ongkos pengembangan ATM kami tinggal 75 persen, “ ujar dia di Jakarta, Rabu, 17 Juni 2015.
Ia menjelaskan, setiap tahunnya Bank Mandiri melakukan pengadaan 2.000 hingga 4.000 ATM. Sementara jika dilakukan sinergi ATM antar Bank BUMN, maka akan mengurangi jumlah penambahan dan atau pengantian ATM baru. “ misalnya setiap Bank BUMN menambah 2.000 ATM maka setiap tahunnya kami mendapat tambahan 8.000 ATM baru,” ujar dia.
Rencananya pencanangan program itu akan dimulai Bulan Juli 2015 mendatang. Sebagai tahap awal sebanyak 50 ATM Bank BUMN. Namum kedepannya akan dikembangkan menjadi 800 ATM lagi.
Dan juga sinergi ATM ini , diharapkan dapat mengurangi penumpukan ATM milik empat bank BUMN pada satu titik lokasi, k. Sementara itu di lokasi lain, ATM ke empat bank BUMN tersebut masih belum menjangkau titik titik tersebut.
Dengan program ini empat bank BUMN tersebut akan menunda dahulu membeli mesin ATM karena akan ada rencana relokasi ATM untuk empat bank BUMN tersebut. (AZ).