TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Indeks Diproyeksikan Naik

Agus Haryanto
3 December 2021 | 06:41
rubrik: Capital Market
IHSG Berkurang 0,45 Persen

Jakarta, TopBusiness – Hingga akhir perdagangan Jumat (03/12/2021) akhir pekan, indeks harga saham gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia diproyeksikan kembali melanjutkan penguatan.

Dalam riset MNCS Daily Scope Wave 03 December 2021 dalam website mncsekuritas.co.id, di Jakarta, memperlihatkan bahwa pada perdagangan Kamis (2/12), IHSG ditutup menguat 1,2% ke level 6.583 diiringi dengan meningkatnya volume perdagangan.

Selama IHSG tidak terkoreksi ke bawah level 6.480 sebagai supportnya, maka kami perkirakan saat ini posisi IHSG sedang berada di awal wave (b) dari wave [a] pada label biru atau wave [b] dari wave B pada label merah. “Hal ini berarti, IHSG berpeluang menguat untuk menguji 6.620-6.650 terlebih dahulu,” demikian tertulis.

Support: 6.480, 6.392
Resistance: 6.640, 6.750

Sementara beberapa saham yang terkomendasi, seperti:

UNTR – Buy on Weakness (Rp 23.225)
UNTR ditutup menguat cukup signifikan, sebesar 5,4% ke level Rp 23.225 pada perdagangan Kamis (2/12), penguatan UNTR masih tertahan oleh MA60-nya. Kami memperkirakan, posisi UNTR saat ini sedang berada pada bagian dari wave [a] dari wave B, sehingga UNTR berpeluang untuk melanjutkan penguatannya kembali.
Buy on Weakness: Rp 22.800- Rp 23.225
Target Price: Rp 23.725, Rp 25.000
Stoploss: below Rp 21.975

BBCA – Buy on Weakness (Rp 7.500)
BBCA ditutup menguat 2,7% ke level Rp 7.500 pada perdagangan Kamis (2/12), penguatan BBCA pun menembus MA20-nya meskipun volume tidak sebesar hari sebelumnya. Selama BBCA tidak terkoreksi ke bawah Rp 7.175 sebagai supportnya, maka kami perkirakan posisi BBCA sedang berada di awal wave 5 dari wave (3).
Buy on Weakness: Rp 7.375- Rp 7.500
Target Price: Rp 7.600, Rp 7.800
Stoploss: below Rp 7.175

BACA JUGA:   Dicatat Perdana, Saham SATU Melonjak Hingga 69 Persen

TOWR – Spec Buy (Rp 1.175)
Kemarin (2/12), TOWR ditutup terkoreksi 0,4% ke level Rp 1.175 dan pergerakan TOWR kemarin masih tertahan oleh MA20-nya. Selama TOWR tidak terkoreksi ke bawah Rp 1.130 sebagai supportnya, maka kami perkirakan posisi TOWR saat ini sedang berada di awal wave C dari wave (B). Hal ini berarti, TOWR berpeluang berbalik menguat.
Spec Buy: Rp 1.155- Rp 1.175
Target Price: Rp 1.250, Rp 1.315
Stoploss: below Rp 1.130

SMGR – Spec Buy (Rp 8.075)
Pada perdagangan Kamis (2/12), SMGR ditutup terkoreksi 0,3% ke level Rp 8.075. Kami perkirakan, posisi SMGR saat ini sudah berada di akhir wave X dari wave (B), sehingga pergerakan SMGR diperkirakan berpeluang berbalik menguat.
Spec Buy: Rp 8.000- Rp 8.075
Target Price: Rp 8.825, Rp 9.250
Stoploss: below Rp 7.800 per unit saham.

Foto: Rendy MR

Previous Post

Gandeng Pegadaian, Bareksa Hadirkan Tabungan Emas Online

Next Post

IHSG Terlihat Menguat

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR