TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Agen Properti Bersertifikat Masih Minim, Etika Diperlukan

Achmad Adhito
13 January 2022 | 15:24
rubrik: Business Info
FOTO – REI Gelar Indonesia International Property Expo 2019 

Ilustrasi Pameran Properti. FOTO: Rendy MR/TopBusiness

Jakarta, TopBusiness—Pada saat ini, jumlah agen properti bersertifikat masih lebih sedikit daripada kebutuhan pasar. Walhasil, seandainya yang boleh bertransaksi hanya kelompok tersebut, maka akan repot karena jumlah yang terbatas tersebut.

“Perkiraan saya, agen properti yang bersertifikat di kisaran 30% dari kebutuhan pasar,” kata pengamat properti dari Ray White Lebak Bulus (Jakarta Selatan), Djoko Yoewono, hari ini dalam sebuah webinar yang digelar LSP Area Indonesia.

Mengatasi hal tersebut, ia mengatakan, yang sangat diperlukan adalah pembinaan etika terhadap agen properti.

Dalam hal tersebut, etika perlu dipersepsikan sebagai suatu asas kepatutan dan kewajaran yang berlaku di masyarakat. Yang menjadi persoalan, pada saat ini pelaku bisnis agen properti terlalu banyak, dan belum terlalu tertata.

Regulasinya pun belum terlalu ketat dan semua orang bisa mengatakan diri sebagai agen properti.

“Dengan kondisi seperti itu,” Djoko berkata, “pembenahan etika sangatlah penting di dunia agen properti. Jadi, profesi tersebutlah yang harus dibenahi dulu.”

Di saat Pemerintah Indonesia ingin menghilangkan ketentuan SIU-P4 (Surat Izin Usaha Perusahaan Perantara Perdagangan Properti) untuk agen properti, maka pembinaan etika dan sertifikasi agen properti menjadi lebih penting.

“Kita pun perlu mengakomodir dan menyertifikasi agen properti independen yang jumlahnya jauh lebih banyak,” Djoko mengatakan.

BACA JUGA:   BI Terus Dorong Ekosistem Riset Ekonomi Syariah
Tags: djoko yoewonoetika agen propertilsp area indonesia
Previous Post

IKM Difasilitasi Perbarui Mesin-Peralatan, Syaratnya?

Next Post

Indeks Terkunci Naik

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR