TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Inisiatif, Inovatif GDE Tingkatkan CSV di Sekitar WKP

Albarsyah
18 February 2022 | 14:39
rubrik: Event
Gandeng Kemenkes dan Mandalawangi, GeoDipa Laksanakan Vaksinasi Tingkatkan Imunitas Masyarakat Dieng

Direktur Utama PT GeoDipa Energi (Persero), Riki Firmandha Ibrahim Saat memberi sambutan di Program Vaksinasi kepada 1000 masyarakat di sekitar wilayah kerja PT Geo Dipa Energi (Persero) Unit Dieng (Foto:Abi/TopBusiness)

Inisiatif, Inovatif GDE Tingkatkan CSV di Sekitar WKP 

Jakarta, TopBusiness – Ditegaskan Direktur Utama sekaligus CEO PT Geo Dipa Energi (Persero) (GDE) Riki Firmandha Ibrahim, bahwa keberadaan GDE sebagai perusahaan  penunjukan khusus  yang langsung dibawah Kementerian Keuangan. 

GDE mengemban tugas khusus dalam pengembangan dan pengunaan Pembangkit Listrik Panas Bumi (PLTP) di beberapa Wilayah Kerja Produksinya (WKP) Dieng, Patuha dan beberapa pengembangan Way Seno dan juga beberapa wilayah di Nusa Tengara Timur (NTT). 

Tentunya sebagai perusahaan yang juga ada sedikit bermasalah tata kelola pada managemnt sebelum di pimpin oleh  Riki Firmanda Ibarhim yang biasa disapa, Riki. Dengan perjalanan waktu, maka kinerja poerusahaan PLTP ini sudah memberikan kontribus sangat besar pula dalam mengelolah bisnis PLTP ini. Dimana pada tahun 2022 ini perusahaan dengan pemegamg saham Kementerian Keuangan, PT PLN (Persro) 5,5%, dimana pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tahun 2021 lalu, GDE ini telah memberikan kontribusi pembagian deviden, laba usaha kepada pemegang saham, karena perusahaan PLTP ini semakin membaik dalam penjualan listriknya serta juga terus berupaya mengaupgrading mesin-mesin pembangkit yang sudah mulai tua.

Lanjut Riki, walaupun kami sebagai perusahaan PLTP yang tidak besar-besar pula dana pengelolaan Corporat Sosial Responsibity (CSR), tentunya dengan berbagai keterbatasan yang kami miliki dan juga karena tata kelola masa lampau pun juga menjadi aklibat pula. “Akan tetapi dengan Inisiatif, Inovatif seluruh insan GDE mulai dari management paling atas hingga garda terdepan baik langsung di seluruh operasional WKP yang kita kelola, tentunya kinerja kami dalam memberikan kebermanfaatan kepada masyarakat di WKP kami tentunya sangat baik jika dibandingkan dengan perusahaan serupa swasta dengan bisnis yang sama juga dalam mengelolah PLTP pula. Kinerja GDE dalam memberikan Creating Share Value (CSV),” kata Riki.

BACA JUGA:   Air Siap Minum, Contoh Inovasi dari Perumda Tirta Uli Pematang Siantar

Dimana  Sustainability model yang diadop GDE dalam CSV ini ada tiga pilar yang menjadi fokus perusahaan, pertama, Dimensi Ekologi, perusahaan sangat bertanggung jawab penuh dalam menjaga dampak lingkungan terhadap operasional GDE, dan perusahaan berkomitmen terhadap kelestarian lingkungan hidup guna mencegah bencana alam.

Kedua, Dimensi Sosial, dalam membengun dimensi social ini perusahaan membangun keberlanjutan social yang harmonis dan saling mendukung  pada seluru stakeholder yang terlibat saat ini , masa datang agar seluruh masayarakt dan pemamngku kepentingan mendapatkan kebermanfaatan dengan keberadaan GDE dengan penerapan CSR dan Community Development Bersama-sama dalam membangun masyarakat sekitar. Ketiga, Enabler local cluster development, perkembangan perusahaan dapat dicapai dalam hubungan kerjasama dengan pemasok dan Lembaga local. “Meningkatkan keamanan rantai pasok atau pendapatan dari jaminan lisensi untuk beroperasi dan berkembang. Memperbaiki lingkungan eksternal bagi perusahaan melalui investasi masyarakat dan memperkuat pemasok local, institusi local dan infrastruktur local merupakan cara yang dapat meningkatkan pruduktifitas bisnis,” tegas Riki.

CSV yang telah terbangun dan berjalan dengan baik di beberapa WKP GDE ini seperti: pelatiihan dan pembinaan UKM Unggulan dimana didaearh Dieng ini dengan ketingiianya sangat cocok menghasilkan Kopi Spesialty, maka pembinaan petani kopi dari mulai hulu perkebunan, pemetikan, pemprosesan hingga kemasan dan pemasaran menjadi perhatian perusahaan, sekarang ini kopi petani Dieng ini menjadi terekpos keluar produknya dengan mengikuti berbagai pameran, serta juga produk kopinya menjadi gift pula bagi GDE. 

Begitu pula dengan pembinaan bagi petani kentang yang mendapatkan pembinaan dengan handling produknya menjadi produk panganan yang sanagt diminati oleh berbagai kalangan masyarakat. “Kami berikan pelatihan agar petani kentang bisa jadi produsen panganan kentang yang terbaik dari daerah Dieng ini. Serta pula mastyarakat pun kita berikan pengetahuan dalam menggelolah sampah yang baik bisa menjadi tambhan keunagan bagi keluarga dan sampah juga menjadi subtitusi pupuk organik yang tidak merusak alam, serta pula sampah pun bisa diolah menjadi energi yang sangat ramah lingkuingan,” katanya.

BACA JUGA:   Program Desa BSI Bawa Petani Beras Organik Desa Rejo Asri Lampung Tengah “Naik Kelas”

Riki juga menjelaskan, dengan membangun trasnparansi serta tata kelola keungan dengan baik maka kami telah membangun tata kelola CSR, atau sistem pengelolaan CSR di sini ada 8 point yang menjadi titik SOP dalam mengelolah CSR dengan baik agar pengelolaan dana dan pemberian program tepat sasaran pula. Pertama, pengajuan proposal dari Desa, Camat, atau dinas terkait, kedua, pembahasan rapat pembahasan dengan pemangku kepentingan atau melalui musrenbang, ketiga verifikasi, Keempat, pelaksanaan awal. Kelima, Proses Pengadaan, pembelian langsung atau melalui koperasi. Kernam, Pelaksanaan program, swakelola atau kerjasama denagn pemerintah desa. Ketujuh, pelaporan program dilakukan secara berkala, baik bulanan, triwulan, hingga tahunan. Kedelapan, Evaluasi program sesuai RENJA dan RENSTRA. Ini juga merupaka  dari adopsi CSR terhadap penerapan ISO 26000 SR.

Beberapa penghargaan terkait dengan kinerja dan prestasi bisnis, PROPER Hijau Dieng tahun2019 dan 2021, PROPER Hijau Patuha tahun 2021, IAGI Exploration Award tahun2020,  PROPER Biru Pauta tahun 2019, dan beberapa  Penghargaan Subrto  pada tahun 2019 terkait dengan K3LL dan lingkungan hudup, dan penghargaan zero accident dari kemenaker tahun 2019.

Menurut Riki, kami juga mendapatkan Assesment dari BPKP terhadap tatakela perusahaan kami, Good Corporate Governance (GCG) pada tahun 2019 mendapatkan nilai 86.66 dan tahun tahun 2020 nilai kami meningkat 2.04.

 “entunya dengan kinerja apik dalam tata kelola bisnis ini yang dibangun oleh insan GeoDipa akan memberikan  kontribusi dan kebermanfaatan yang besar dalam pembangunan negeri ini dan menjadi “GEOTEHERTMAL CENTER” pada 2045 dan sumbangan menekan karbon juga jadi prioritas Indonesia pula dalam Paris Agreatment”, tegas Riki kepada Dewan Juri TOP CSR 2022 melalui jaringan online.

Previous Post

Tren Hybrid Working, Perusahaan yang Responsif akan Fleksibel

Next Post

Biznet Terus Ekspansi, Kini ke Kupang

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR