Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia pada sesi pembukaan perdagangan hari ini naik tipis.
IHSG atau indeks komposit Jakarta itu menguat terbatas 3,93 poin, atau setara dengan 0,06 persen menjadi 6.896,75. Sementara, 45 jenis saham terlikuid (LQ-45) 0,95 poin (0,1 persen) ke posisi 980,1.
Investor merealisasikan keuntungan, sebab Rusia akan menyerang Ukraina, yang dapat memicu lonjakan biaya energi dan memicu inflasi global.
Walaupun sebelumnya di dalam negeri ada sentimen positif seiring laporan Bank Indonesia soal transaksi berjalan pada 2021 membukukan surplus sebesar 3,3 miliar dolar AS atau 0,3 persen dari PDB, setelah mencatat defisit pada 2020 sebesar 4,4 miliar dolar AS atau 0,4 persen dari PDB. Itu karena pesatnya kinerja ekspor, sejalan permintaan dari negara mitra dagang dan tingginya harga komoditas global, di tengah impor yang juga meningkat seiring perbaikan ekonomi domestik.
Sementara itu, pada penutupan perdagangan waktu setempat di Bursa Saham New York. Indeks Dow Jones Industrial Average tergerus 232,85 poin atau 0,68 persen ke posisi 34.079,18. Sementara, Nasdaq terjerembab 168,65 poin (1,23 persen) ke posisi 13.548,07.
Foto: Rendy MR
