TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

BI Gandeng Bank Sentral Australia Perbarui Kesepakatan Swap Bilateral Kurs Lokal

Busthomi
21 February 2022 | 16:42
rubrik: Ekonomi
12 Kepala Perwakilan BI, Berganti

Sumber Foto: Bank Indonesia

Jakarta, TopBusiness — Bank Indonesia dan Reserve Bank of Australia menyepakati pembaruan perjanjian swap bilateral dalam mata uang lokal masing-masing negara (Bilateral Currency Swap Arrangement – BCSA) dan berlaku efektif sejak 18 Februari 2022.

Bilateral Currency Swap Agreement (BCSA) merupakan bentuk kerja sama keuangan bilateral yang lazim dilakukan oleh bank sentral. Perjanjian ini memungkinkan suatu bank sentral untuk mendapatkan valuta asing (valas) dari bank sentral mitra dengan cara saling mempertukarkan mata uang lokal masing-masing negara, untuk kemudian dipertukarkan kembali pada saat jatuh tempo yang telah disepakati.

Perjanjian kerja sama pertama kali disepakati pada Desember 2015 dan telah diperpanjang dengan periode waktu 3 (tiga) tahun sejak saat itu.

“Sesuai dengan fasilitas sebelumnya, perjanjian memungkinkan dilakukannya pertukaran dalam mata uang lokal masing-masing negara hingga senilai A$10 miliar atau Rp100 triliun. Perjanjian akan berlaku efektif selama tiga tahun dan dapat diperpanjang atas kesepakatan kedua bank sentral,” demikian seperti disebutkan dalam keterangan resmi BI, di Jakarta, Senin (21/2/2022).

Perjanjian kerja sama ini, katanya, ditujukan untuk mendorong perdagangan bilateral antara Australia dan Indonesia dalam rangka pembangunan ekonomi kedua negara, khususnya untuk mendukung penyelesaian transaksi perdagangan dalam mata uang lokal masing-masing negara.

Selain dengan Australia, BI juga melakukan kerja sama keuangan dengan bank sentral lain di beberapa negara di kawasan. Seperti Tiongkok, Korea Selatan, dan Malaysia.

Perjanjian kerja sama BCSA Bank Indonesia dan Reserve Bank of Australia ditandatangani oleh Gubernur Perry Warjiyo dan Gubernur Philip Lowe. “Perpanjangan perjanjian tersebut juga mencerminkan terus berlangsungnya penguatan kerja sama antara Bank Indonesia dan Reserve Bank of Australia,” katanya.

FOTO: Istimewa

BACA JUGA:   Fitch Rating: Ekonomi RI 2021 Bakal Melaju 5,3 Persen
Tags: bank sentral Australiabiswap bilateral
Previous Post

‘Kulkas Berjalan’ Distribusikan Makanan ke 1.200 Warga

Next Post

Dihajar Pandemi, PT PIR Tetap Mampu Bukukan Kinerja Mentereng

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR