Jakarta, TopBusiness – Dalam daily research report dari samuel research team memproyeksi indeks harga saham gabungan atau IHSG bisa terkoreksi.
Melalui Samuel.co.id, di Jakarta, hari ini, berjudul Terdorong Sentimen Global dan Regional, IHSG Berpotensi Terkoreksi.
Pada penutupan Rabu kemarin, pasar AS bergerak melemah. Dow Jones melemah 1,38%, S&P 500 1,84%, dan Nasdaq 2,57% seiring dengan makin memanasnya tensi Rusia-Ukraina. Ukraina mengumumkan keadaan darurat pada Rabu waktu setempat, karena meningkatnya kekhawatiran bahwa Rusia dapat melaksanakan invasi kapan saja.
Sementara itu, setelah memberikan sanksi ekonomi kepada sejumlah bank dan individu asal Rusia (untuk membatasi kemampuan Rusia memgumpulkan dana dari Barat), pemerintah AS bersiap mengenakan sanksi ekonomi kepada Nord Stream 2 AG, perusahaan yang ditugaskan untuk membangun pipa gas Nord Stream 2 Rusia.
Mayoritas harga komoditas menguat pada Rabu (23/2), minyak WTI 0,55% ke level USD 92,8/bbl, Brent 0,41% ke level USD 94,78/bbl. Harga batubara 0,74% ke level USD 238/ton, nikel 1,19% ke level USD 24.850 dan CPO 2,39% ke level MYR 6.506. Sementara itu harga emas terpantau melemah 0,1% ke level USD 1.896/toz.
Bursa Asia bergerak mayoritas menguat pada Rabu (23/2). Kospi menguat 0,5%, Nikkei closed, Hang Seng 0,6%, dan Shanghai 0,9%.
IHSG ditutup 0,85% ke level 6.920, dengan net buy asing sebesar Rp 966,8 miliar di seluruh pasar.
Di pasar reguler, investor asing mencatatkan net buy sebesar Rp 862,5 miliar, dan pada pasar negosiasi tercatat net buy asing sebesar Rp 104,3 miliar. Angka net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan oleh BBCA (Rp 254,3 miliar), BBNI (Rp 100,2 miliar), dan EMTK (Rp 92 miliar). Sementara itu, angka net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak oleh BMRI (Rp 73,3 miliar), AVIA (Rp 26,4 miliar), dan ACES (Rp 14,1 miliar). BBCA, SUPR, dan BBRI menjadi top leading movers, sedangkan BEBS, ARTO, dan ISAT menjadi top lagging movers.
Terjadi penambahan 61.488 kasus baru COVID-19 di Indonesia pada Rabu (23/2) dengan daily positivity rate sebesar 19,9% (overall positive rate: 9,7%; Infection rate: 10,7%; recovery rate: 86,6%; kasus aktif: 571.522).
Pagi ini Kospi dibuka melemah 1,23% dan Nikkei dibuka 0,6%. “Kami memperkirakan IHSG akan terkoreksi hari ini, dengan tekanan sentimen negatif dari bursa global dan regional,” demikian tertulis.
Foto: Rendy MR
