Jakarta, TopBusiness—Program CSR yang digelar oleh Astra Tol Nusantara punya target jangka panjang dalam hal jumlah penerima manfaat. Di situ, sampai dengan tahun 2030, ditargetkan bahwa penerima manfaat tersebut mencapai 180.000 orang.
Hal tersebut dikatakan oleh Kepala Divisi Corporate Communication, CSR, dan HSE Astra Tol Nusantara, Beny Priyatna Kusumah, hari ini dalam presentasi virtual untuk Dewan Juri Top CSR Awards 2022 yang digelar Majalah TopBusiness bekerja sama dengan sejumlah lembaga.
Beny mengatakan bahwa Astra Tol Nusantara fokus kepada pembangunan berkelanjutan.
Ada empat pilar CSR Astra Tol. Yakni sebagai berikut: health, education, environment, dan entrepreneurship.
Dia juga mencontohkan adanya aspek CSV pada CSR Astra Tol Nusantara. Itu adalah program CSR bernama Melaju Bersama UMKM. Di situ, yang diimplementasikan adalah sebuah program CSR terintegrasi.
Pada masyarakat terdekat di jalan tol kelolaan Astra Tol Nusantara, program CSR tersebut diupayakan mendorong perekonomian. “Sebuah pengembangan berjenjang untuk UMKM, kami implementasikan. Tujuannya menaikkan pendapatan UMKM di sekitar jalan tol kelolaan kami,” ucap Beny.
Bank Sampah, Beny menambahkan, adalah contoh lain program CSR yang mengandung aspek CSV.
“Sebelum berjalannya program CSR, kami selalu merumuskan apa yang terpenting untuk bisnis kami, masyarakat, dan para pemangku kepentingan.”
Kemudian, dijelaskannya pula tentang CSR yang mengacu ke ISO 26000 SR. Contoh hal tersebut adalah program posyandu binaan dan pelibatan kader kesehatan.
Program PAUD (pendidikan anak usia dini) pun merupakan contoh dari CSR yang seperti itu.
