Jakarta, TopBusiness – PT BPR Bank Sleman (Perseroda) atau dikenal dengan Bank Sleman merupakan BUMD milik Pemerintah Kabupaten Sleman dengan komposisi kepemilikan saham sebesar 99,5% milik Pemerintah Kabupaten Sleman dan 0,50% milik Koperasi Pegawai Republik Indonesia-Koperasi Pegawai Kabupaten Sleman (KPRI-KP2KS).
Sesuai dengan visi dan misi, Bank Sleman menjadi bagian usaha Pemerintah Daerah Kabupaten Sleman dalam meningkatkan perekonomian daerah melalui sektor pembiayaan UMKM. Terbukti, di bawah kepemimpinan Muhammad Sigit, SE, M.Si selaku Direktur Utama, Bank Sleman menjadi penyumbang tertinggi PAD Kabupaten Sleman.
“Bank Sleman merupakan penyumbang PAD tertinggi di Kabupaten Sleman,” ujar Muhammad Sigit, SE, M.Si selaku Direktur Utama PT BPR Bank Sleman (Perseroda) saat sesi penjurian TOP BUMD Awards 2022 secara online oleh Majalah TopBusiness, Selasa (15/3/2022).
Capaian yang ditorehkan Bank Sleman tak lepas dari budaya kerja serta terobosan dan inovasi yang telah dijalankan selama ini.
“Bank Sleman memiliki budaya perusahaan yang disebut “DO IT” yaitu disiplin, orientasi pelanggan, inovatif dan terpercaya,” jelas Muhammad Sigit.
Segenap insan Bank Sleman didorong untuk memiliki integritas yang tinggi, memiliki kemampuan dan penguasaan kompetensi di bidangnya masing-masing dan mampu melaksanakan tugas dengan baik. Berikut beberapa terobosan dan inovasi yang dilakukan oleh Bank Sleman;
Inovasi di Bidang Human Capital
– Pengembangan Sistem Informasi SDM
– Assessment pegawai dilakukan secara periodik
– Penyesuaian remunerasi bagi pengurus dan pegawai secara periodik
Pemanfaatan Teknologi Informasi
– E-Retribusi Pasar, yaitu sistem pembayaran retribusi pasar
– WhatsApp Notification, yaitu layanan otomasi notifikasi WhatsApp terhadap transaksi kredit dan debit, reminder angsuran dan ulang tahun nasabah.
– E-Statement, yaitu layanan informasi transaksi nasabah secara bulanan melalui surat elektronik.
Layanan di Masa Pandemi
– Pengembangan CBS untuk mendukung kegiatan layanan non tunai
– Melakukan kegiatan pemasaran melalui media sosial
– Realtime Transfer (Incoming & Outgoing).
Penulis: Mi’roji
