Jakarta-Thebusinessnews. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI ) nampaknya belum pasang ancang ancang untuk menurunkan suku bunga simpanan maupun pinjaman. Pasalnya saat ini dirasa telah memiliki daya saing kuat.Direktur Utama BMRI, Budi G Sadikin menyatakan bahwa jika mengacu pada NIM ( nett interes margin )atau ratio pendapatan bunga tergolong paling rendah. ” Jika dibandingkan NIM Kami (bank Mandiri ) 5,8 persen per september 2015 paling rendah diantara lima bank besar.” Ujar dia di Jakarta.Rabu(27/1/2016).Disamping itu dia menyampaikan penurunan suku bunga dipengaruhi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.” JIka nilai tukar turun lahi ke Rp 14.000 an maka sukubunga akan naik.” Ujar dia.Namum ia menyatakan rezim suku bunga tinggi akan ditinggalkan. Pasalnya dalam rangka menghadapi MasyarakatEkonomi Asean, suku bunga perbankan nasional perlu di turunkan. ” suku bunga perbankan nasional masih kurang kompetitif dengan suku bunga perbankan Asean. ” terang dia.