Jakarta-Thebusinessnews. Sepanjang tahun 2016 surat utang negera yang jatuh tempo mencapai Rp 138,65 triliun dan pada saat yang sama surat utang swasta atau obligasi yang jatuh tempo mencapai Rp 48,34 triliun. Disamping itu bakal ada tambahan surat utang baru baik dari sisi pemerintah maupun swasta.
Kondisi diatas menurut berapa kalangan akan membuat kelangkaan likuiditas. “Ada pengaruhnya ke likuiditas,tadinya mau inves ke SUN sehingga akan lebih sedikit ke obligasi.” Ujar Direktur Utama PT Trimegah Sekuritas Tbk, Stephanus Turangan di gedung Bursa Efek Indonesia Jakarta,Selasa(9/2/2016)
Ia menilai, hal itu menjadi tantangan bagi penerbita obligasi. Sehingga akan meningkatkan imbal hasil untuk menarik investor.” Kita tahu suku bunga sudah turun sehingga bisa menurunkan yield namum dengan kompetisi diatas maka yield akan lebih bagus dari tahun lalu?.” Ujar dia.
Namum dengan selisih imbal hasil itu menurut dia, Obligasi masih mendapatkan tempat dimata investor. ” Cuma porsinya saja yang berkurang.”ucap dia.
Sementara itu, khusus Trimegah Sekuritas hingga saat ini telah menggaet dua calon emiten obligasi. Kedua emiten itu berasal dari perusahaan pembiayaan dan perusahaan properti dan direncanakan akan diterbitkan pada kuartal I 2016 ” Nilai keduanya antara Rp 500 miliar hingga Rp 1 triliun per emiten.”ujar Stephanus.(az