TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

IHSG Berpotensi Bergerak Melemah

Agus Haryanto
25 May 2022 | 05:33
rubrik: Capital Market
Bursa Efek Indonesia

Bursa Efek Indonesia (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia hingga penutupan perdagangan Rabu (25/5/2022), berpotensi bergerak melemah.

Dalam riset harian Samuel Sekuritas Indonesia melalui samuel.co.id, di Jakarta, memperlihatkan judul IHSG Berpotensi Bergerak Melemah.

Pasar saham AS pada perdagangan kemarin ditutup bervariasi dengan Dow Jones menguat 0,15%, sedangkan S&P 500 dan Nasdaq masing-masing turun 0,81% dan 2,35%. Pergerakan pasar dipengaruhi oleh outlook negative dari Snap yang mengatakan bahwa kondisi makroekonomi telah memburuk jauh lebih cepat dari perkiraan dan akan mempengaruhi pendapatan dan laba.

Pasar komoditas mayoritas bergerak menguat dengan harga emas naik 0,63% ke level USD 1.870,7/toz, harga minyak 0,35% ke level USD 110,54/bbl dan CPO 3,22% ke level MYR 6.470/ton sedangkan harga batubara turun 8,32% ke level USD 378,65/ton.

Kemarin, bursa Asia ditutup melemah dengan index Nikkei, Shanghai dan Hang Seng ditutup masing-masing turun 0,9%, 2,4% dan 1,7%. IHSG ditutup menguat 1,07% ke level 6.914. Asing mencatatkan net buy sebesar Rp 21,7 miliar di pasar reguler, dan net sell Rp 77 miliar di pasar negosiasi. Net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak oleh BBCA (Rp 165,3 miliar), TLKM (Rp 89,7 miliar), dan BMRI (Rp 89,6 miliar). Net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan oleh PGAS (Rp 206,1 miliar), BBRI (Rp 167,3 miliar), dan BBNI (Rp 74,2 miliar). Top leading movers emiten BBRI, MDKA, GOTO, sementara top lagging movers emiten SMMA, AMRT, BUKA.

Terjadi penambahan 345 kasus baru COVID-19 pada hari Selasa dengan positive rate sebesar 0,48% (kasus aktif: 2.933).

Pagi ini pasar Asia dibuka bervariasi dengan Nikkei dibuka -0,5% dan Kospi +0.03%. “Kami memperkirakan IHSG hari ini akan bergerak melemah mengikuti global dan regional,” demikian tertulis.

BACA JUGA:   Dekati Permintaan Pasar Summarecon Agung Perbanyak Produk Rp2 Miliar
Previous Post

RUPST ANTAM: Sepakat Tebar Dividen Rp930 Miliar ke Pemegang Saham

Next Post

Saham Bukit Asam Diprediksi Naik ke Harga Berapa?

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR