Jakarta-Thebusinessnews. PT Bursa Efek Indonesia (BEI) tetap pada posisi tawaranya untuk membeli saham Anggota Bursa(AB) yang ingin digabung dengan AB lainya. BEI memasang tawaran Rp 7,5 miliar.
Namum harga tersebut dinilai teralalu rendah oleh beberapa AB. ” Kalau dinilai kerendahan ya tidak usah jual . Ini kan bukan paksaan.” Ujar Direktur Utama BEI, Tito Sulistio ketika diminta pendapat soal harga tawarnya dinilai kerendahan. Jakarta,Kamis(11/2/2016).
Ia menjelaskan bahwa harga yang disampaikannya itu merupakan insentif kepada AB untuk merger guna memperkuat posisi. Sebab jika mengacu pada nilai buku hanya Rp 135 juta per AB sedangkan nilai wajarnya Rp 13 miliar.
Ia menegaskan kalau harga yang diinginkan AB terlalu besar atau diatas Rp 7,5 miliar sudah dipastikan tidak mau.” Kami patok Plus minus Rp 7 miliar itu aja kalau merasa kekecilan ya ngak usah jual terusin aja bisnisnya .” Kata Tito.
Dalam kesempatan itu, Tito jugamenyampaikan berapa AB mengaku mendatangi dirinya untuk menyampaikan beratnya persaingan di industri ini. ” Ada berapa broker (AB) mengatakan berat juga ya persaingannya .” Ujar dia. ( az)