Jakarta, TopBusiness – PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP) adalah pengembang dan pengelola kawasan industri pertama di Indonesia yang dimiliki oleh Pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang terletak di DKI Jakarta di atas area 500 hektare.
Dengan berkomitmen untuk selalu memberikan layanan yang terbaik kepada seluruh stakeholder, saat ini area Kawasan industri dipercaya oleh 400 perusahaan. JIEP berkomitmen menjadi pengembang kawasan modern terintegrasi bertaraf internasional dan berwawasan lingkungan.
PT. JIEP memiliki beberapa lini bisnis, yang tercermin di dalam bisnis Kawasan Industri serta bisnis supporting Kawasan Industri. Selaku badan usaha milik pemerintah, kinerja JIEP cukup memuaskan. Hal ini terlihat dari pertumbuhan aset yang terus meningkat setiap tahunnya. Capaian membanggakan ini tak lepas dari komitmen JIEP dalam menerapkan governance, risk management dan compliance (GRC).
“Tercatat pertumbuhan aset JIEP pada 2020 sebesar Rp 744 miliar dan Rp 843 miliar pada 2021. Begitu pun laba bersih mengalami peningkatan yaitu Rp 34 miliar pada 2020 dan Rp 68 miliar pada 2021,” ujar Medik Endrawahyudi selaku VP Internal Audit PT JIEP saat sesi presentasi penjurian TOP GRC Awards 2022 secara online oleh Majalah TopBusiness, Kamis (30/06/2022).
Dalam menerapkan GRC, PT JIEP memiliki kelengkapan sistem dan infrastruktur GRC. JIEP memiliki Komite, Organ, dan Unit Kerja. Mulai dari komisaris dan direksi ikut berkontribusi dalam menerapkan GRC.
Misal saja Komisaris menjadi Komite Pemantau Risiko dan Investasi bertugas dalam memantau, memonitoring risiko secara keseluruhan, mengawasi pelaksanaan manajemen risiko, serta melaksanakan penerapan kerangka manajemen risiko secara keseluruhan.
“Begitupun direksi, salah satu tugasnya yaitu mengawasi perncanaan, penerapan, dan pengembangan SMAP,” tutur Medik Endrawahyudi.
Dengan demikian maka tak heran, skor nilai GCG juga mengalami peningkatan sebesar 4,97% yaitu; 82,732 pada tahun 2020 dan 86,84 pada tahun 2021.
“Secara umum, Tingkat Maturitas (Indeks Maturitas/Risk Maturity Index) atas penerapan Sistem Manajemen Risiko Terintegrasi (SMRT) di PT JIEP berada pada kategori “Mature-Repeatable,” ujar Medik Endrawahyudi.
Penulis: Mi’roji
